TERUNGKAP! Kunci Masa Depan Bangsa Dimulai dari Sini!

TERUNGKAP! Kunci Masa Depan Bangsa Dimulai dari Sini!

suaramedia.id – Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenko Pemberdayaan Masyarakat, Rustini Muhaimin, baru-baru ini menggarisbawahi urgensi peran sentral kaum perempuan dalam membentuk generasi penerus yang tangguh dan berdaya saing. Penekanan tersebut disampaikan dalam pidato kuncinya pada acara "Sosialisasi Keuangan dan Makan Sehat sebagai Investasi Pembangunan Bangsa," di mana ia menyoroti dua pilar utama: literasi keuangan dan pemenuhan gizi optimal bagi anak-anak sejak usia dini.

Dalam forum yang digagas oleh Perkumpulan Pergerakan Wanita Nasional (PERWANAS) di Jakarta, Rabu (29/4/2026), Rustini mengajak hadirin untuk merefleksikan semangat R.A. Kartini. "Ketika kita berbicara tentang peran perempuan, saya selalu teringat semangat R.A. Kartini. Kartini telah membuka jalan bagi perempuan Indonesia untuk berpikir maju, mandiri, dan berdaya," ungkapnya, seraya menambahkan bahwa Kartini modern adalah sosok perempuan yang aktif berkontribusi dalam lingkup keluarga, pendidikan, dan masyarakat luas.

TERUNGKAP! Kunci Masa Depan Bangsa Dimulai dari Sini!
Gambar Istimewa : pict.sindonews.net

Ia secara khusus menyoroti peran krusial para guru TK/PAUD dan kader perempuan. Menurutnya, merekalah arsitek awal yang membentuk karakter, kebiasaan, serta menanamkan fondasi masa depan anak-anak, yang kelak akan menjadi tulang punggung Indonesia Emas 2045. "Guru TK/PAUD dan kader bukan sekadar pendidik, melainkan pembentuk karakter dan penentu arah masa depan generasi bangsa," tegas Rustini.

Lebih lanjut, ia menggarisbawahi urgensi pengenalan literasi keuangan sejak dini. Keyakinannya adalah bahwa kebiasaan mengelola finansial harus ditanamkan melalui metode yang sederhana dan menyenangkan, misalnya dengan memperkenalkan konsep menabung serta mengajarkan perbedaan esensial antara kebutuhan dan keinginan.

Tak hanya literasi finansial, Rustini juga menyoroti pentingnya literasi pangan. Ia mengingatkan bahwa fondasi kesehatan anak-anak sangat bergantung pada pola konsumsi harian mereka. Oleh karena itu, penganekaragaman pangan yang bersumber dari produk lokal harus diinternalisasi sebagai kebiasaan. "Anak-anak yang sehat adalah investasi tak ternilai bagi bangsa. Dari tubuh yang sehat akan lahir pikiran yang cerdas dan karakter yang kuat," pungkasnya, menekankan korelasi antara asupan gizi yang baik dan kualitas sumber daya manusia yang unggul.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar