Mahasiswa Ditunggangi? BEM Ungkap Dalang Demo MBG!

Mahasiswa Ditunggangi? BEM Ungkap Dalang Demo MBG!

suaramedia.id – Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Bersatu secara terbuka mengungkapkan dugaan adanya intervensi politik dalam gelombang demonstrasi mahasiswa yang menolak Program Makan Bergizi Gratis (MBG) beberapa waktu terakhir. Kelompok mahasiswa ini menuding bahwa gerakan penolakan tersebut telah disusupi oleh agenda politik praktis, bahkan difasilitasi oleh jaringan tokoh tertentu yang memiliki kepentingan.

Juru Bicara BEM Bersatu, Rahmat Djimbula, menyebutkan nama politikus PDIP, Andi Widjajanto, sebagai salah satu figur yang diduga terlibat dan terlihat di tengah kerumunan massa aksi. Selain itu, Rahmat juga menyoroti kendaraan operasional yang digunakan oleh koordinator aksi penolakan MBG, Tiyo Ardianto, yaitu sebuah mobil Fortuner. Menurut BEM Bersatu, mobil tersebut diduga terdaftar atas nama Siti Nuraeni, yang diketahui merupakan adik dari Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso.

Mahasiswa Ditunggangi? BEM Ungkap Dalang Demo MBG!
Gambar Istimewa : pict.sindonews.com

"Kami menemukan indikasi kuat adanya keterlibatan aktor politik praktis dalam pergerakan ini," ujar Rahmat dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (16/6/2026). Ia menambahkan, "Dugaan tersebut diperkuat oleh beberapa temuan, termasuk keberadaan politikus PDI Perjuangan, Andi Widjajanto, di tengah-tengah massa demonstran, serta fakta bahwa mobil Fortuner yang dipakai Tiyo diduga terdaftar atas nama Siti Nuraeni, adik dari Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso."

Rahmat melanjutkan penjelasannya mengenai dugaan jejaring politik praktis yang disebut-sebut menunggangi aksi penolakan MBG. Menurutnya, Tiyo Ardianto tercatat pernah menghadiri sebuah forum yang sama dengan purnawirawan Setyo Sularso di Bandung dalam waktu dekat. "Jejaring semacam ini," kata Rahmat, "patut dicermati secara serius karena berpotensi mencederai kemurnian dan independensi pergerakan mahasiswa."

Ia merinci, "Keterkaitan dugaan ini semakin kuat dengan kehadiran Tiyo Ardianto dalam acara Dialog Nasional Kebangsaan di Bandung pada 18 Juni 2026. Di forum tersebut, Tiyo terlihat bersama sejumlah tokoh publik seperti Said Didu, Roy Suryo, Refly Harun, dan dr. Tifa. Yang lebih penting, Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso juga tercatat hadir di acara yang sama, mengindikasikan adanya sebuah jejaring yang memerlukan perhatian khusus."

Berdasarkan serangkaian temuan tersebut, BEM Bersatu dengan tegas menyatakan penolakannya terhadap segala bentuk intervensi pihak eksternal serta mobilisasi mahasiswa yang dimanfaatkan oleh elite politik untuk kepentingan perebutan kekuasaan. "Kami, BEM Bersatu, menolak keras segala upaya penunggangan gerakan mahasiswa oleh kepentingan politik praktis," tandas Rahmat. "Gerakan mahasiswa harus senantiasa menjadi representasi suara rakyat murni, bukan sekadar instrumen bagi elite dalam arena perebutan kekuasaan."

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar