suaramedia.id – JAKARTA – Menjelang perhelatan Musyawarah Daerah (Musda) DPD Partai Demokrat Aceh, nama Teuku Riefky Harsya mencuat sebagai figur sentral yang diharapkan mampu merajut kembali persatuan dan menjaga soliditas internal partai. Harapan ini diungkapkan oleh Pengamat Politik dan Kebijakan Publik, Usman Lamreung, dalam pernyataannya kepada wartawan pada Senin (27/7/2026).

Related Post
Usman Lamreung menyoroti rekam jejak Teuku Riefky yang tidak hanya dikenal sebagai tokoh senior di kancah politik Aceh, tetapi juga sebagai pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat. Menurutnya, kombinasi pengalaman dan posisi tersebut memberikan modal kuat bagi Teuku Riefky untuk berperan sebagai penengah di tengah dinamika menjelang Musda.

"Posisi strategis dan pengalaman politik Teuku Riefky di tingkat nasional menjadi modal berharga. Beliau memiliki kapasitas untuk menenangkan dinamika yang mungkin muncul, menjembatani berbagai aspirasi kader, dan memastikan Musda berjalan dalam koridor demokrasi serta semangat persatuan," jelas Usman, menekankan pentingnya figur pemersatu dalam momen krusial partai.
Lebih lanjut, Usman berpendapat bahwa kepemimpinan sejati tidak hanya diukur dari kemampuan memenangkan kontestasi, melainkan juga dari keahlian menjaga keutuhan organisasi pasca-proses demokrasi. Ia menambahkan, meskipun kedekatan historis Teuku Riefky dengan Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), merupakan bagian tak terpisahkan dari perjalanan politiknya, tantangan saat ini menuntut fokus yang lebih besar.
"Prioritas utama ke depan adalah membangun regenerasi kepemimpinan yang kuat. Kita perlu melahirkan kader-kader Demokrat Aceh yang tidak hanya berkapasitas dan berintegritas, tetapi juga siap melanjutkan estafet kepemimpinan partai dengan visi ke depan," tegas Usman, menggarisbawahi pentingnya mempersiapkan masa depan partai di Serambi Mekkah. Dengan demikian, peran Teuku Riefky diharapkan tidak hanya sebatas menjaga harmoni saat ini, tetapi juga meletakkan fondasi bagi kepemimpinan Demokrat Aceh yang berkelanjutan dan berintegritas.








Tinggalkan komentar