suaramedia.id – Tenaga Ahli Badan Komunikasi (Bakom) Pemerintah, Fithra Faisal, tampil ke publik untuk membantah keras spekulasi yang beredar mengenai pencopotan Purbaya Yudhi Sadewa dari posisi Menteri Keuangan (Menkeu). Fithra menegaskan bahwa pergantian tersebut sama sekali tidak didasari oleh isu kinerja buruk atau kegagalan dalam mencapai target yang diharapkan Presiden Prabowo Subianto.

Related Post
Dalam program "Interupsi" pada Kamis (17/9/2026) malam, Fithra mengilustrasikan kondisi ini dengan analogi seorang bintang lapangan hijau yang ditarik keluar oleh pelatihnya, sesaat setelah berhasil mencetak gol. "Bayangkan dalam sebuah pertandingan sepak bola, Kylian Mbappe mencetak dua gol, dan ketika dia sedang merayakan gol, tiba-tiba (pelatih) Mourinho langsung memanggilnya untuk melakukan pergantian pemain. Itu yang juga terjadi dengan Pak Purbaya, tidak ada masalah. Beliau adalah sosok pencetak gol ulung," jelas Fithra, meredam berbagai spekulasi.

Fithra juga menguraikan sejumlah indikator makroekonomi yang membanggakan sebagai bukti nyata bahwa kinerja ekonomi di bawah kepemimpinan Purbaya tidak bermasalah, melainkan menunjukkan tren yang sangat positif. "Kalau kita lihat bagaimana pertumbuhan ekonomi kita di kuartal I sebesar 5,61 persen, kuartal II sebesar 5,29 persen, dan secara rata-rata semester I mencapai 5,45 persen," paparnya. Angka ini, menurutnya, melampaui rata-rata pertumbuhan ekonomi dalam satu dekade terakhir, mengindikasikan fondasi ekonomi yang kuat.
Pernyataan dari Bakom Pemerintah ini muncul di tengah sorotan publik dan berbagai analisis yang mencoba mengaitkan pergantian Purbaya dengan ketidakmampuan memenuhi ekspektasi. Namun, Fithra bersikeras bahwa keputusan ini adalah bagian dari dinamika kepemimpinan dan bukan cerminan dari kegagalan kinerja.










Tinggalkan komentar