GEBRAK Bongkar Misinformasi Produk Tembakau Alternatif!

GEBRAK Bongkar Misinformasi Produk Tembakau Alternatif!

suaramedia.id – Gerakan Bebas TAR & Asap Rokok (GEBRAK) baru-baru ini mengambil langkah proaktif dalam menyikapi maraknya misinformasi seputar produk tembakau alternatif (PTA). Melalui sebuah diskusi publik bertajuk "Ngobrol Santai Bareng GEBRAK: Kenal Lebih Dekat Produk Tembakau Alternatif & Cara Pakainya Secara Bertanggung Jawab," GEBRAK berupaya mengedukasi masyarakat di Kota Tangerang Selatan pada Sabtu, 14 Maret 2026. Acara ini menjadi wadah penting bagi berbagai komunitas untuk memperoleh informasi yang akurat dan komprehensif.

Ketua GEBRAK, Garindra Kartasasmita, menegaskan bahwa edukasi publik semacam ini sangat vital, terutama bagi konsumen yang membutuhkan data berimbang mengenai PTA. Ia menyoroti kebingungan yang dialami banyak perokok dewasa yang sejatinya ingin beralih dari rokok konvensional namun terhambat oleh minimnya informasi yang jelas. "Banyak perokok dewasa yang sebenarnya ingin mencari alternatif dari rokok tetapi masih kebingungan karena minimnya informasi yang komprehensif," ungkap Garindra, seperti dilansir suaramedia.id.

GEBRAK Bongkar Misinformasi Produk Tembakau Alternatif!
Gambar Istimewa : pict.sindonews.net

Garindra menambahkan, tantangan terbesar saat ini justru datang dari gelombang hoaks dan misinformasi yang beredar luas di media sosial. Menurutnya, situasi ini berbeda jauh dengan periode 2018-2019, di mana edukasi lebih mudah diterima karena masyarakat fokus pada dampak positif yang mereka rasakan. "Sekarang banyak informasi miring di media sosial yang membingungkan masyarakat," tegasnya, menggarisbawahi urgensi untuk melawan narasi yang keliru.

GEBRAK menjelaskan bahwa produk tembakau alternatif, seperti rokok elektronik (vape), produk tembakau yang dipanaskan, dan kantong nikotin, telah melalui berbagai kajian ilmiah yang menunjukkan profil risiko berbeda dibandingkan rokok tradisional. Garindra menganalogikan perbedaan ini dengan kendaraan. "Seperti mobil, ada yang menggunakan bahan bakar bensin dan listrik. Keduanya sama-sama kendaraan, namun mobil listrik memiliki profil risiko yang lebih rendah (dalam hal polusi)," paparnya. Analogi ini bertujuan untuk menjelaskan bahwa meskipun sama-sama menyalurkan nikotin, PTA menawarkan profil risiko yang berbeda, memberikan opsi bagi perokok dewasa yang ingin mengurangi dampak buruk dari kebiasaan merokok.

Bayu Nata
Author: Bayu Nata

jurnalis di Suara Media yang fokus pada isu-isu sosial-politik dan tata kelola pemerintahan daerah. Tulisannya sering menyoroti kebijakan yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat dan perkembangan dinamika politik di tingkat regional.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar