THR Guru Honorer: DPR Bersuara, Kesejahteraan Terancam?

THR Guru Honorer: DPR Bersuara, Kesejahteraan Terancam?

suaramedia.id – Sorotan tajam terhadap kesejahteraan guru honorer kembali mengemuka, terutama menjelang Hari Raya Idulfitri. Desakan agar mereka mendapatkan Tunjangan Hari Raya (THR) sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka menjadi isu krusial yang diangkat oleh Wakil Ketua Komisi X DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Kurniasih Mufidayati. Para pengajar tanpa status pegawai negeri ini dianggap sebagai tulang punggung pendidikan yang tak terpisahkan, menopang proses belajar mengajar di pelosok negeri.

Kurniasih menyoroti masih banyaknya guru honorer yang menggantungkan harapan tanpa kepastian terkait pencairan THR. Situasi ini dinilai ironis, mengingat THR merupakan hak normatif pekerja yang diatur dalam praktik ketenagakerjaan di Indonesia, sebagai bentuk penghargaan atas jerih payah mereka menjelang hari besar keagamaan.

THR Guru Honorer: DPR Bersuara, Kesejahteraan Terancam?
Gambar Istimewa : pict.sindonews.net

"Guru honorer telah mengabdikan diri untuk mendidik generasi bangsa dengan berbagai keterbatasan, seringkali dengan imbalan yang minim. Karena itu, sudah selayaknya mereka juga mendapatkan perhatian yang layak, termasuk dalam bentuk THR menjelang Hari Raya," tegas Kurniasih, seperti dikutip oleh suaramedia.id dalam keterangan tertulisnya baru-baru ini.

Menurut politikus PKS ini, pengabdian para guru honorer tidak bisa dipandang sebelah mata. Mereka adalah garda terdepan dalam mencerdaskan anak bangsa, mengisi kekosongan tenaga pendidik di banyak sekolah, terutama di daerah terpencil, dengan segala keterbatasan fasilitas dan kesejahteraan yang seringkali jauh dari ideal. Oleh karena itu, memastikan mereka mendapatkan THR bukan hanya soal hak, tetapi juga bentuk pengakuan negara terhadap kontribusi vital mereka dalam menjaga keberlangsungan sistem pendidikan nasional.

Kurniasih berharap pemerintah dan pihak terkait dapat segera mengambil langkah konkret untuk menjamin kepastian THR bagi seluruh guru honorer. Hal ini diharapkan dapat memberikan semangat dan motivasi tambahan bagi mereka, sekaligus menunjukkan bahwa negara hadir dan peduli terhadap kesejahteraan para pahlawan tanpa tanda jasa ini.

Bayu Nata
Author: Bayu Nata

jurnalis di Suara Media yang fokus pada isu-isu sosial-politik dan tata kelola pemerintahan daerah. Tulisannya sering menyoroti kebijakan yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat dan perkembangan dinamika politik di tingkat regional.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar