Kepala Sekolah SD: Kunci Lahirkan Generasi Emas Bogor!

Kepala Sekolah SD: Kunci Lahirkan Generasi Emas Bogor!

suaramedia.id – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menekankan pentingnya peran Kepala Sekolah Dasar (SD) dalam membentuk karakter siswa. Hal ini disampaikannya saat melantik 22 Kepala SD di Balai Kota Bogor, Jumat (7/11). Dedie meyakini, kehadiran kepala sekolah yang kompeten akan memperkuat tata kelola pendidikan dasar di seluruh wilayah Kota Bogor.

Related Post

Dedie mengingatkan bahwa kepala sekolah memiliki peran sentral dalam membentuk karakter peserta didik. Ia berharap, para kepala sekolah dapat mendorong pembangunan karakter anak-anak Bogor agar menjadi generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepribadian yang baik dan berakhlak mulia. "Kita ingin anak-anak Bogor tumbuh bukan hanya sehat secara fisik, tapi juga punya wawasan luas, perilaku baik, tutur kata yang sopan, dan saling menghormati," ujarnya.

 Kepala Sekolah SD: Kunci Lahirkan Generasi Emas Bogor!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Wali kota optimistis bahwa pendidikan di Kota Bogor dapat melahirkan generasi yang berakhlak, cerdas, dan kompetitif untuk menyongsong Indonesia Emas 2045. "Kita ingin anak-anak Bogor menjadi generasi yang berakhlak karimah, saleh dan salihah, pintar, sehat, serta mampu bersaing. Itu keinginan kita agar mereka bisa menjadi generasi emas Indonesia 2045," kata Dedie.

Saat ini, masih ada sejumlah sekolah di Kota Bogor yang belum memiliki kepala sekolah. Dedie menjelaskan bahwa proses pengangkatan kepala sekolah harus melalui koordinasi dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). "Ada beberapa PR untuk bisa melengkapi seluruh sekolah di Kota Bogor ini dengan kepala sekolah. Masih ada beberapa yang kosong, karena memang prosesnya sekarang harus ditempuh dengan koordinasi ke BKN dan Kemendikdasmen. Nah, itu proses yang sedang kita tempuh, jadi ini 22 dari sisa 46 yang masih harus kita selesaikan dan sedang berproses," jelasnya.

Dedie berharap, dengan terisinya jabatan kepala sekolah, manajemen sekolah dapat berjalan lebih baik dan pelaksanaan berbagai program pendidikan dapat dioptimalkan. "Kalau sudah lengkap, manajemen sekolahnya bisa berjalan dengan baik. Program di bidang pendidikan juga akan terlaksana secara lebih sempurna dibandingkan misalnya satu sekolah belum ada kepala sekolahnya," tuturnya.

Selain pengisian jabatan kepala sekolah, Dedie mengakui bahwa tantangan dunia pendidikan di Kota Bogor juga terkait dengan kekurangan tenaga pengajar. Salah satu solusi yang saat ini ditempuh adalah melalui program merger sekolah. Kebijakan ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi penggunaan anggaran pendidikan, karena penyalurannya berbasis data pendidikan pokok.

"Tantangan kita ke depan masih ada potensi kekurangan guru, makanya program merger masih akan menjadi alternatif untuk menyelesaikan persoalan itu. Di sisi lain, merger ini juga dilakukan karena ada beberapa sekolah yang jumlah siswanya sedikit, jadi supaya lebih efektif," pungkas Dedie.

Bayu Nata
Author: Bayu Nata

jurnalis di Suara Media yang fokus pada isu-isu sosial-politik dan tata kelola pemerintahan daerah. Tulisannya sering menyoroti kebijakan yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat dan perkembangan dinamika politik di tingkat regional.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar