suaramedia.id – Prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI), Praka Rico Pramudia, yang gugur dalam insiden tragis di Lebanon selatan pada akhir Maret 2026, dianugerahi kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi secara anumerta. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk penghormatan tertinggi atas dedikasi dan pengorbanan dirinya demi bangsa dan negara.

Related Post
Kini, almarhum Praka Rico Pramudia resmi tercatat sebagai Kopda Anumerta. Informasi mengenai kenaikan pangkat ini dikonfirmasi langsung oleh Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Mayjen Aulia Dwi Nasrullah.

"Betul, dinaikkan pangkatnya sebagai bentuk penghormatan atas pengabdiannya," tegas Mayjen Aulia saat dihubungi pada Sabtu (25/4/2026), menegaskan apresiasi institusi terhadap jasa-jasa almarhum.
Rico Pramudia, yang saat gugur berusia 31 tahun, mengalami luka parah akibat ledakan artileri dari tank Israel. Insiden mematikan tersebut terjadi di dekat kota Adchit Al Qusayr. Setelah kejadian, ia sempat menjalani perawatan intensif selama hampir satu bulan di salah satu rumah sakit di Beirut, Lebanon, sebelum akhirnya menghembuskan napas terakhir. (Foto: Tangkapan layar Instagram Puspen TNI)









Tinggalkan komentar