suaramedia.id – Ketua Indonesian Bureaucracy and Service Watch (IBSW), Nova Andika, memberikan apresiasi terhadap penerapan regulasi pemastian produk halal yang masuk ke pasar Indonesia. Menurut Andika, kebijakan ini merupakan manifestasi konkret dari komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam mengawal kedaulatan bangsa sekaligus melindungi hak-hak masyarakat.

Related Post
Andika menjelaskan bahwa penetapan kehalalan produk impor bukan sekadar urusan administrasi perdagangan atau sertifikasi semata. Lebih dari itu, langkah ini menyentuh aspek fundamental hak konsumen untuk mendapatkan produk yang selaras dengan keyakinan dan standar yang berlaku di tanah air. "Pemastian produk halal impor ini adalah bagian tak terpisahkan dari upaya negara untuk memastikan setiap barang yang beredar di Indonesia memenuhi standar dan ketentuan yang telah ditetapkan. Ini adalah bukti kehadiran negara dalam menjaga masyarakat sekaligus menegakkan kedaulatan bangsa," ujar Andika dalam keterangannya kepada media di Jakarta, Jumat (11/9/2026).

Ia menambahkan, inisiatif ini sangat selaras dengan visi Presiden Prabowo yang sejak awal pemerintahannya selalu menempatkan kedaulatan sebagai pilar utama dalam setiap kebijakan pembangunan nasional. Dalam berbagai kesempatan, Presiden Prabowo secara tegas menyampaikan pentingnya Indonesia berdiri tegak di atas kepentingan bangsanya sendiri dan tidak mudah diintervensi oleh kepentingan pihak asing.
"Kita harus tegakkan kedaulatan kita," tegas Presiden Prabowo, menggarisbawahi filosofi yang mendasari kebijakan-kebijakan strategis pemerintahannya, termasuk dalam urusan pemastian produk halal impor yang kini menjadi sorotan publik.








Tinggalkan komentar