suaramedia.id – Akademisi kontroversial, Ade Armando, akhirnya angkat bicara terkait dugaan dirinya menuding mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) melakukan penistaan agama. Dalam sebuah program televisi, Ade dengan tegas membantah tuduhan tersebut, namun tidak menampik bahwa ada persoalan dalam substansi ceramah JK tersebut.

suaramedia.id - Akademisi kontroversial, Ade Armando, akhirnya angkat bicara terkait dugaan dirinya menuding mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) melakukan penistaan agama. Dalam sebuah program televisi, Ade dengan tegas membantah tuduhan tersebut, namun tidak menampik bahwa ada persoalan dalam substansi ceramah JK tersebut.

"Tidak sekalipun saya mengatakan, kami mengatakan Pak JK itu menistakan agama, tidak pernah," jelas Ade Armando dalam program Rakyat Bersuara di iNews TV, Selasa malam (28/4/2026). Akademisi yang kini aktif di Partai Solidaritas Indonesia (PSI) itu mengklarifikasi, substansi yang ia soroti adalah ‘kalimat yang disampaikan JK bermasalah’, bukan menistakan agama.

Related Post

Lebih lanjut, Ade Armando juga menjadikan fakta bahwa Jusuf Kalla sendiri tidak pernah melaporkannya sebagai argumen pendukung. Menurutnya, jika memang ada penistaan, JK pasti sudah bertindak. Ironisnya, laporan kepolisian justru datang dari pihak ketiga.

suaramedia.id - Akademisi kontroversial, Ade Armando, akhirnya angkat bicara terkait dugaan dirinya menuding mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) melakukan penistaan agama. Dalam sebuah program televisi, Ade dengan tegas membantah tuduhan tersebut, namun tidak menampik bahwa ada persoalan dalam substansi ceramah JK tersebut.
Gambar Istimewa : pict.sindonews.net

"Itu dibuktikan dengan Jusuf Kalla yang tidak melaporkannya," tambah Ade. Ia secara spesifik menyebut bahwa pelapornya adalah koalisi advokat asal Maluku, bukan dari JK secara langsung.

Klarifikasi ini disampaikan Ade Armando di tengah sorotan publik yang memanas, menyusul laporan polisi terhadap dirinya dan Abu Janda terkait unggahan video ceramah JK di UGM yang diduga telah dipotong.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar