Misteri Kematian Pendaki Brasil di Rinjani!

Misteri Kematian Pendaki Brasil di Rinjani!

suaramedia.id – Jenazah Juliana Marins, pendaki asal Brasil yang tewas jatuh di Gunung Rinjani, akan diautopsi di Bali. Keputusan ini diambil karena keterbatasan dokter spesialis forensik di NTB. Plt. Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Mataram, Mike Wijayanti Djohar, menjelaskan bahwa satu-satunya dokter spesialis forensik di NTB sedang bertugas di Sumatra. Oleh karena itu, autopsi akan dilakukan di RS Bali Mandara, Denpasar, Jumat (27/6).

Jenazah diberangkatkan dari RS Bhayangkara Mataram pukul 15.15 Wita, Kamis (26/6), melalui jalur laut dari Pelabuhan Lembar menuju Pelabuhan Padangbai, Bali. Proses pemindahan jenazah dikawal ketat oleh pihak kepolisian. Pihak rumah sakit telah berkoordinasi dengan pihak berwenang di Bali untuk kelancaran proses autopsi. Meskipun ada dua pilihan rumah sakit, RS Ngoerah dan RS Bali Mandara, pihak rumah sakit memilih RS Bali Mandara karena pertimbangan efisiensi waktu.

Misteri Kematian Pendaki Brasil di Rinjani!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Keinginan keluarga korban untuk segera membawa jenazah Juliana ke Brasil menjadi pertimbangan utama. Namun, keterbatasan waktu akibat perjalanan laut dari Lombok ke Bali yang memakan waktu sekitar lima jam, membuat autopsi baru bisa dilakukan Jumat pagi. Juliana ditemukan tewas setelah jatuh ke jurang sedalam 600 meter di jalur pendakian Gunung Rinjani pada Sabtu (21/6). Meskipun sempat terdeteksi masih hidup lewat rekaman drone, kondisi cuaca buruk menghambat proses evakuasi hingga akhirnya Juliana ditemukan meninggal dunia. Jenazah berhasil dievakuasi pada Rabu (25/6) dan tiba di Posko Gabungan TNGR Resort Sembalun malam harinya.

Bayu Nata
Author: Bayu Nata

jurnalis di Suara Media yang fokus pada isu-isu sosial-politik dan tata kelola pemerintahan daerah. Tulisannya sering menyoroti kebijakan yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat dan perkembangan dinamika politik di tingkat regional.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar