Mantan Mendag Dibuat Syok! Tuntutan Mengejutkan Hari Ini!

Mantan Mendag Dibuat Syok! Tuntutan Mengejutkan Hari Ini!

suaramedia.id – Jakarta, Mantan Menteri Perdagangan periode 2015-2016, Thomas Trikasih Lembong, dan Direktur Pengembangan Bisnis PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI), Charles Sitorus, menghadapi sidang pembacaan tuntutan kasus dugaan impor gula ilegal hari ini, Jumat (4/7). Informasi ini dikonfirmasi oleh Juru Bicara Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) PN Jakarta Pusat pada Kamis (3/7) malam. "Agenda pembacaan tuntutan," tegasnya.

Sidang ini menjadi klimaks dari proses panjang yang melibatkan kedua terdakwa. Baik Lembong maupun Sitorus telah menjalani serangkaian persidangan, menghadirkan bukti, saksi, dan ahli untuk memperkuat argumen masing-masing. Menariknya, hingga menjelang akhir persidangan, Lembong menyatakan dirinya tak menemukan kesalahan dalam proses impor gula tersebut.

Mantan Mendag Dibuat Syok! Tuntutan Mengejutkan Hari Ini!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Pernyataan mengejutkan ini disampaikan Lembong saat pemeriksaan sebagai terdakwa pada Selasa (1/7). "Sampai saat ini pun saya masih belum menemukan kesalahan saya," ujarnya di hadapan majelis hakim. Ia bahkan mengaku telah berulang kali menelaah Berita Acara Pemeriksaan (BAP) saksi, data, fakta, angka, dan audit BPKP, namun tetap tak menemukan bukti kesalahan atau kerugian negara yang ditimbulkannya.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam surat dakwaannya, menilai Lembong menyebabkan kerugian negara sebesar Rp515 miliar, bagian dari total kerugian Rp578 miliar dalam kasus impor gula tersebut. Sidang pembacaan tuntutan hari ini akan menentukan babak selanjutnya dalam kasus yang telah menyita perhatian publik ini. Publik pun menunggu dengan penuh antusias bagaimana tuntutan JPU terhadap kedua terdakwa.

Bayu Nata
Author: Bayu Nata

jurnalis di Suara Media yang fokus pada isu-isu sosial-politik dan tata kelola pemerintahan daerah. Tulisannya sering menyoroti kebijakan yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat dan perkembangan dinamika politik di tingkat regional.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar