Terkuak! RUU HPI, Kunci Prabowo Perkokoh Hukum RI Global?

Terkuak! RUU HPI, Kunci Prabowo Perkokoh Hukum RI Global?

suaramedia.id – Ketua Umum Serikat Pengacara Indonesia (SPI), Trimedya Panjaitan, baru-baru ini mengungkapkan bahwa Rancangan Undang-Undang tentang Hukum Perdata Internasional (RUU HPI) membawa semangat positif yang sangat selaras dengan visi Presiden terpilih, Prabowo Subianto, dalam memantapkan posisi hukum Indonesia di kancah global.

Menurut Trimedya, RUU HPI patut dipandang lebih dari sekadar pembaruan regulasi perdata internasional. Ia menegaskan bahwa beleid ini merupakan instrumen krusial bagi negara untuk mempertegas kedaulatan hukumnya di tingkat nasional, sekaligus memberikan perlindungan maksimal bagi kepentingan pengusaha Tanah Air, tanpa mengesampingkan jaminan kepastian hukum yang vital bagi para investor asing.

Terkuak! RUU HPI, Kunci Prabowo Perkokoh Hukum RI Global?
Gambar Istimewa : pict.sindonews.com

"Beliau menambahkan, ‘Jika kita cermati semangat yang terkandung, ini adalah tentang nasionalisme. Semangat Bapak Prabowo adalah bagaimana menjadikan kedudukan Indonesia kuat dan menonjolkan aspek nasionalisme itu sendiri.’" Pernyataan tersebut disampaikan Trimedya usai menghadiri Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Panitia Khusus (Pansus) DPR RI bersama sejumlah organisasi advokat terkemuka di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Selasa lalu.

RDPU yang berlangsung intens tersebut turut dihadiri oleh perwakilan dari berbagai organisasi advokat, termasuk Ikatan Advokat Indonesia (IAI), Asosiasi Advokat Indonesia (AAI), dan tentu saja Serikat Pengacara Indonesia (SPI). Trimedya menegaskan bahwa SPI secara prinsip menyambut baik inisiatif pembahasan RUU HPI ini. Ia meyakini, lahirnya regulasi ini akan menjadi fondasi krusial dalam memperkuat kepastian hukum di tengah kompleksitas hubungan perdata lintas negara.

"Kami sangat mendukung RUU HPI ini. Namun demikian, kami juga telah menyampaikan sejumlah rekomendasi kepada Pansus agar proses pembahasannya dilakukan dengan sangat cermat dan hati-hati," pungkas Trimedya.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar