Lawan Konser Bocelli, Konser Palestina Siap Digelar!

suaramedia.id – Gelombang penolakan terhadap rencana konser tenor ternama dunia, Andrea Bocelli, di Indonesia terus bergulir. Sebagai bentuk respons nyata, gabungan elemen masyarakat sipil kini tengah mempersiapkan sebuah gelaran konser berskala besar yang didedikasikan khusus untuk menggalang dana kemanusiaan bagi rakyat Palestina.

Langkah ini diambil sebagai bentuk protes terhadap rangkaian tur Romanza 30th Anniversary World Tour milik Bocelli yang dijadwalkan berlangsung di Yogyakarta pada 31 Oktober dan Jakarta pada 3 November mendatang. Penolakan ini dimotori oleh koalisi organisasi yang terdiri dari Global Peace Convoy Indonesia (GPCI), Koalisi Indonesia Bela Beitul Maqdis (KIBBM), serta Serikat Jurnalis Muslim Indonesia (SAJID).

Lawan Konser Bocelli, Konser Palestina Siap Digelar!
Gambar Istimewa : pict.sindonews.com

Pembina GPCI, K.H. Bachtiar Nasir, menegaskan bahwa rencana konser kemanusiaan ini merupakan alternatif yang jauh lebih bermakna. Ia berharap pemerintah dapat memberikan dukungan penuh dan izin bagi pelaksanaan konser pro-Palestina tersebut.

"Sebenarnya saya menyampaikan, kita berharap bisa membuat konser yang jauh lebih besar untuk Palestina. Mungkin waktunya tidak cukup jika kita hanya ingin menyamakan jenis konsernya, namun yang terpenting adalah tujuannya," ujar Bachtiar Nasir dalam konferensi pers di AQL Islamic Center, Jakarta Selatan, Sabtu (31/10).

Ia juga menekankan pentingnya menyalurkan aspirasi melalui jalur yang positif guna menghindari tindakan anarkis yang justru dapat merugikan semua pihak. Menurutnya, konser yang direncanakan oleh koalisi masyarakat sipil ini diprediksi mampu mengumpulkan donasi yang jauh lebih masif dibandingkan dengan hasil konser Bocelli.

Sebagai informasi, pihak penyelenggara konser Bocelli sebelumnya menyatakan bahwa sebagian hasil dari gelaran tersebut akan disumbangkan untuk pengadaan 100 pasang sepatu bagi anak-anak di Palestina. Namun, bagi kelompok masyarakat sipil, skala bantuan tersebut dinilai belum sebanding dengan urgensi krisis kemanusiaan yang sedang terjadi di sana.

Gerakan ini juga menjadi sinyal peringatan bagi penyelenggara jika konser Bocelli tetap dipaksakan berjalan, terutama untuk jadwal di Jakarta pada November mendatang. Masyarakat sipil berkomitmen untuk terus mengawal isu ini agar suara dukungan bagi Palestina tetap menjadi prioritas utama di tanah air.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar