Kopi Desa EMAS Sandi Uno Tembus Pasar Global!

Kopi Desa EMAS Sandi Uno Tembus Pasar Global!

suaramedia.id – Program Desa EMAS, sebuah inisiatif yang digagas melalui pendampingan Yayasan Indonesia Setara bersama Inotek, kini membuahkan hasil gemilang dengan suksesnya kelompok usaha masyarakat menembus pasar ekspor internasional. Prestasi ini menandai peningkatan signifikan dalam kapabilitas dan daya saing para pelaku usaha di tingkat desa, khususnya dalam komoditas kopi.

Dua kelompok usaha yang menunjukkan capaian luar biasa adalah Kelompok Tani (Poktan) Mekar Lestari dan KUB Cagar Alam. Berkat dukungan dan bimbingan intensif dari program ini, kedua kelompok tersebut kini berhasil mengirimkan produk kopi mereka ke pasar mancanegara, membuka babak baru bagi kopi lokal untuk bersaing di kancah global. Keberhasilan ini tidak lepas dari serangkaian upaya penguatan kapasitas usaha yang meliputi pengelolaan bisnis, inovasi produk, hingga perluasan akses pasar. Program Desa EMAS memang dirancang untuk memberdayakan pelaku usaha di pedesaan agar mampu berkembang secara mandiri dan berkelanjutan.

Kopi Desa EMAS Sandi Uno Tembus Pasar Global!
Gambar Istimewa : pict.sindonews.com

Founder Yayasan Indonesia Setara, Sandiaga Uno, menjelaskan bahwa para peserta program mendapatkan beragam lokakarya yang berfokus pada peningkatan kapasitas baik dari segi soft skills maupun penguatan fundamental usaha. "Materi yang kami berikan mencakup penguatan kelembagaan kelompok usaha, optimalisasi strategi pemasaran, penyusunan rencana bisnis yang solid, hingga pelatihan ‘How to Pitch Your Business’ yang krusial untuk menarik investor atau mitra," ujar Sandiaga pada Sabtu (23/5/2026).

Lebih lanjut, program ini juga memperkenalkan inovasi teknologi hilirisasi produk kopi melalui pembuatan cascara. Cascara adalah minuman teh herbal yang diolah dari kulit buah kopi atau ceri kopi yang telah dikeringkan. "Inovasi ini tidak hanya mampu meningkatkan nilai tambah produk pertanian secara signifikan, tetapi juga membuka peluang pasar baru yang sebelumnya belum terjamah," tambah Sandiaga. Dengan demikian, Desa EMAS tidak hanya membantu petani mengekspor kopi, tetapi juga mendorong mereka untuk berinovasi dan menciptakan nilai tambah dari setiap bagian produk pertanian mereka.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar