BantenPandeglang

KKN STAI Nurul Hidayah Malingping Resmi Digelar

PANDEGLANG | BANTEN, suaramedia.id – Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Nurul Hidayah Malingping dilaksanakan di Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang Propinsi Banten mulai tanggal 17 Februari 2020 dan akan berakhir pada tanggal 17 Maret 2020.

Sebanyak 70 mahasiswa dari Program Studi Manajemen Pendidikan Islam mengikuti kegiatan KKN yang dibagi dalam 5 kelompok, dan ditempatkan pada 5 (lima) Desa di Kecamatan Cikeusik, yaitu Desa Tanjungan, Desa Cikuruh Wetan, Desa Sukawaris, Desa Sumur Batu, dan Desa Umbulan.

Pada acara pembukaan dan penyerahan peserta KKN STAI Nurul Hidayah bertempat di Aula Kantor Kecamatan Cikeusik yang dihadiri oleh Camat Cikeusik Wahyu Awaludin, Kepala Desa Tanjungan, Desa Cikuruh Wetan, Desa Sukawaris, Desa Sumur Batu, Desa Umbulan, Ketua Yayasan STAI Nurul Hidayah Haji Opik, Pembantu Ketua 1 Dadang Ahmad Sujatnika, Pembantu Ketua 2 Cidi Rosadi, Dosen dan Para Pembimbing KKN STAI Nurul Hidayah, Senin (17/2/2020).

Pada kesempatan itu Camat Cikeusik menuturkan, pihaknya menerima peserta KKN dengan baik dan berharap agar para mahasiswa bisa berpartisipasi dan berprestasi selama kegiatan KKN diharapkan, juga para peserta KKN dapat menyesuaikan dengan adat masyarakat setempat, serta mengaplikasikan ilmu yang sudah didapat dalam mengembangkan manajerial masyarakat desa.

“Kami sebisa mungkin membantu dan memfasilitasi seluruh agenda dan program, agar nantinya mahasiswa yang KKN di Desa dapat mendampingi, memberikan ide-ide kreatif untuk kemajuan Desa, terlebih lagi mahasiswa KKN bisa membantu pengadministrasian desa dan memberdayakan usaha kreatif di desa,” ungkap Wahyu.

Hal senada di lontarkan oleh Pembantu Ketua I STAI Nurul Hidayah Dadang Ahmad Sujatnika, dirinya sangat berterimakasih kepada seluruh pihak Kecamatan Cikeusik yang sudah menerima peserta KKN dengan terbuka, selain itu dirinya juga menitipkan peserta KKN agar mendapatkan bimbingan, karena mahasiswa sebagai agen pembangunan, harus mampu memposisikan dan menyesuaikan diri dengan masyarakat selama mengikuti kegiatan KKN.

Baca Juga..!  Festival Seni MULTATULI 2019 Resmi Dibuka

“Saya yakin mahasiswa STAI Nurul Hidayah sudah siap, mampu dan dapat berperan sebagai pemberi motivasi dan partner masyarakat, karena permasalahan di masyarakat desa sangat komplek dan beragam,” tutur Dadany.

Lanjut Dadang, dirinya juga berpesan kepada mahasiswa STAI Nurul Hidayah, hindari janji yang terlalu berlebih kepada pemerintah Desa setempat jika tidak bisa dilaksanakan, hormati adat setempat dan jangan melakukan kegiatan yang diluar adat setempat.

Pewarta : (Ricky)

Facebook Comments