suaramedia.id – Dua pelaku spesialis pembobol toko dan distributor rokok ditembak mati polisi di Jalan Tol Sidoarjo, Selasa (3/6) dini hari. Peristiwa berdarah ini terjadi saat tim gabungan dari Polres Sidoarjo, Tulungagung, dan Ditreskrimum Polda Jawa Timur melakukan pengejaran terhadap komplotan yang berjumlah empat orang tersebut. Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim, AKBP Arbaridi Jumhur, menjelaskan penembakan dilakukan karena pelaku melawan dan membahayakan petugas saat upaya penangkapan.

Related Post
Komplotan yang terdiri dari A, E, N, dan J ini, merupakan spesialis pembobol toko di berbagai wilayah Jawa Timur, mulai dari Gresik, Sidoarjo, Tulungagung, Malang, hingga Situbondo. Jumhur mengungkapkan, kelompok asal Jawa Tengah ini sudah lama menjadi target operasi. Jejak mereka terlacak setelah sebelumnya beraksi di Bali dan masuk ke Jawa Timur.

Pengejaran dramatis terjadi di ruas tol Malang-Sidoarjo. Di KM 755 pintu keluar Sidoarjo, pelaku berupaya kabur dengan menabrak kendaraan petugas PJR dan tim Reskrim gabungan yang berupaya menghentikan laju kendaraan mereka. Meskipun telah diberi peringatan, pelaku tetap memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi. Akibatnya, dua pelaku, A dan E, tewas tertembak. Satu pelaku lainnya, N, berhasil ditangkap dan kini diamankan di Polda Jatim. Sementara, J berhasil lolos dan masih dalam pengejaran polisi.
Arbaridi menegaskan tindakan tegas dan terukur yang dilakukan polisi merupakan upaya untuk melindungi petugas dari ancaman pelaku yang berbahaya. Keempat pelaku, semuanya warga Magelang dengan usia 30-35 tahun, juga diduga terlibat dalam kasus perampasan (Pasal 365 KUHP). Polisi saat ini masih melakukan penyisiran untuk menangkap J dan menyelidiki lebih lanjut jaringan komplotan tersebut.










Tinggalkan komentar