Mengejutkan! Santri Mendunia, Ekspor Tembus 17 Negara

Mengejutkan! Santri Mendunia, Ekspor Tembus 17 Negara

suaramedia.id – JAKARTA – Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Inkopotren 2026 memasuki hari kedua dengan agenda yang sangat ambisius. Bertempat di Gedung Smesco Jakarta pada Kamis (21/5/2026), fokus utama kegiatan ini adalah memacu peningkatan kapasitas ekspor produk-produk unggulan dari pesantren. Berbagai inisiatif strategis diluncurkan, mulai dari talkshow edukatif, sesi business meeting yang mempertemukan langsung produsen dan pembeli, hingga peresmian aplikasi inovatif ‘Santri Mendunia’, semuanya dirancang untuk mendorong UMKM pesantren agar mampu menembus pasar internasional.

Moh Abdul Aziz Nawawi, Ketua Bidang Ekspor dan Impor Inkopotren sekaligus Panitia Rakernas 2026, menegaskan bahwa agenda hari kedua ini secara khusus didedikasikan untuk memperkaya wawasan dan keterampilan praktis ekspor bagi UMKM pesantren binaan Inkopotren.

Mengejutkan! Santri Mendunia, Ekspor Tembus 17 Negara
Gambar Istimewa : pict.sindonews.com

"Sesi hari kedua Rakernas Inkopotren ini didominasi oleh talkshow interaktif yang menghadirkan narasumber ahli di bidang ekspor, termasuk para praktisi yang telah sukses mengirimkan produknya ke tujuh hingga sepuluh negara," terang Moh Abdul Aziz Nawawi, yang juga Direktur PT Eksport Santri Milenial Indonesia. Ia melanjutkan, inisiatif ini bertujuan vital agar UMKM pesantren dapat bertransformasi, naik kelas, dan secara efektif menembus pasar global. Dengan bangga ia menyebutkan, Inkopotren saat ini telah berhasil menjalin koneksi dengan jaringan pembeli (buyer) serta membuka akses perdagangan di 17 negara berbeda.

Aziz menjelaskan, "Setelah sesi talkshow, para peserta langsung difasilitasi untuk bertemu dengan para buyer dalam business meeting, menciptakan jembatan langsung antara produsen dan pembeli potensial." Ia menekankan bahwa pertemuan ini merupakan langkah fundamental dan rangkaian awal yang krusial dalam membuka gerbang ekspor bagi produk-produk hasil karya pesantren ke seluruh penjuru dunia.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar