Dugaan Gratifikasi, Anggota DPRD Bengkulu Diperiksa KPK!

Dugaan Gratifikasi, Anggota DPRD Bengkulu Diperiksa KPK!

suaramedia.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami aliran dana dan aset dalam kasus dugaan korupsi yang menjerat mantan Bupati Rejang Lebong nonaktif, M. Fikri Thobari. Terbaru, lembaga antirasuah tersebut memanggil anggota DPRD Kota Bengkulu, Vinna Ledy Anggraheni, untuk dimintai keterangan pada Kamis (29/10/2026).

Dalam pemeriksaan tersebut, Vinna Ledy hadir dengan status sebagai saksi. Fokus penyidik saat ini adalah menelusuri dugaan penerimaan gratifikasi yang melibatkan sejumlah aset mewah. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengungkapkan bahwa penyidik tengah mendalami keterkaitan Vinna dengan aset-aset yang diduga berasal dari pengusaha bernama Eno Bowo Susilo.

Dugaan Gratifikasi, Anggota DPRD Bengkulu Diperiksa KPK!
Gambar Istimewa : pict.sindonews.com

"Saudari VLA hadir untuk memberikan keterangan terkait pendalaman aset-aset yang diduga diterima dari pihak lain," ujar Budi saat memberikan keterangan kepada awak media.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, KPK telah melakukan penyitaan terhadap beberapa aset yang diduga milik Vinna. Namun, tim penyidik tidak berhenti di situ. KPK masih terus melakukan penelusuran mendalam untuk memastikan apakah ada aset lain yang berkaitan dengan tindak pidana korupsi tersebut.

Selain keterkaitannya dengan kasus sebelumnya, KPK juga mengendus adanya potensi praktik gratifikasi lain di lingkungan Kota Bengkulu. Kapasitas Vinna sebagai anggota legislatif menjadi poin penting dalam pengembangan kasus ini.

"Kami juga melakukan pendalaman mengenai dugaan penerimaan lainnya atau gratifikasi di lingkup Kota Bengkulu, mengingat posisi Saudari VLA sebagai anggota DPRD," tambah Budi.

Usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Vinna Ledy tampak enggan memberikan penjelasan lebih lanjut kepada media. Ketika dikonfirmasi mengenai status penyitaan aset-aset mewahnya, ia hanya memberikan jawaban singkat.

"No comment, sorry ya," ucap Vinna singkat sambil menghindari kejaran wartawan.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar