404 Jiwa Terjerat! Data Mengejutkan TPPO di Indonesia

404 Jiwa Terjerat! Data Mengejutkan TPPO di Indonesia

suaramedia.id – Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) masih menjadi masalah serius di Indonesia. Berdasarkan data Pusinknas Bareskrim Polri (pusiknas.polri.go.id) yang diakses suaramedia.id pada 18 Juli 2025, hingga pertengahan Juli 2025, tercatat 404 orang menjadi korban TPPO. Angka ini sungguh mengkhawatirkan. Yang lebih memprihatinkan, mayoritas korban adalah perempuan, mencapai 207 orang atau 71,03 persen.

Data tersebut menunjukkan kerentanan perempuan terhadap kejahatan ini. Sebanyak 96 laki-laki juga menjadi korban TPPO. Kasus-kasus ini tersebar di 29 satuan kerja (satker) kepolisian tingkat provinsi. Tiga daerah dengan jumlah korban tertinggi adalah Jawa Timur (54 korban), Jawa Barat (42 korban), dan Metro Jaya (27 korban).

404 Jiwa Terjerat! Data Mengejutkan TPPO di Indonesia
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Menariknya, kelompok mahasiswa menjadi korban terbanyak dengan jumlah 95 orang. Disusul pekerja rumah tangga (42 orang) dan karyawan swasta (57 orang). Sepanjang tahun 2025, polisi telah menangani 281 kasus TPPO. Jumlah kasus terbanyak terjadi pada Januari (60 kasus), sementara pada dua pekan pertama Juli tercatat 14 kasus.

Kasus TPPO terbaru yang menghebohkan adalah sindikat perdagangan bayi ke luar negeri. Polda Jabar telah menangkap 13 tersangka, dengan 3 lainnya masih buron. Sindikat ini diduga telah beroperasi sejak 2023 dan telah memperdagangkan sekitar 25 bayi. Enam bayi berhasil diselamatkan. Kabid Humas Polda Jawa Barat, Hendra Rochmawan, menyatakan bahwa para tersangka bahkan melakukan perdagangan bayi sejak masih dalam kandungan.

Data rinci kasus TPPO per bulan:

  • Januari: 60 kasus
  • Februari: 53 kasus
  • Maret: 51 kasus
  • April: 20 kasus
  • Mei: 43 kasus
  • Juni: 40 kasus
  • 1-15 Juli: 14 kasus

Angka-angka ini menjadi bukti nyata bahwa perdagangan manusia masih menjadi ancaman serius dan membutuhkan perhatian serius dari semua pihak. Perlu upaya kolaboratif untuk mencegah dan memberantas TPPO demi melindungi warga negara Indonesia.

Bayu Nata
Author: Bayu Nata

jurnalis di Suara Media yang fokus pada isu-isu sosial-politik dan tata kelola pemerintahan daerah. Tulisannya sering menyoroti kebijakan yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat dan perkembangan dinamika politik di tingkat regional.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar