suaramedia.id – Suasana haru dan khidmat menyelimuti prosesi pemakaman militer Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu, mantan Menteri Pertahanan Republik Indonesia, di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, pada Senin (1/6/2026). Upacara penghormatan terakhir bagi sosok patriot bangsa ini dipimpin langsung oleh Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin sebagai inspektur upacara.

Related Post
Peti jenazah almarhum, yang diselimuti dengan Bendera Merah Putih sebagai simbol kehormatan negara, diarak perlahan menuju liang lahat. Iringan tabuhan drum militer menggaung, menambah suasana sakral. Barisan prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) dengan tegap mengawal setiap langkah prosesi, memastikan penghormatan tertinggi diberikan hingga sang jenderal dikebumikan di tempat peristirahatan abadinya.

Sjafrie Sjamsoeddin, yang bertindak sebagai inspektur upacara, memimpin jalannya seluruh rangkaian prosesi dengan penuh wibawa. Salah satu bagian penting dalam upacara tersebut adalah pembacaan riwayat hidup almarhum, yang mengulas secara mendalam perjalanan karier, dedikasi, serta berbagai penghargaan yang telah diberikan Ryamizard Ryacudu selama pengabdiannya kepada nusa dan bangsa.
Dalam riwayat hidupnya disebutkan bahwa Ryamizard Ryacudu lahir di Palembang pada tanggal 21 April 1950. Beliau adalah putra dari Mayjen TNI (Purn) Musannif Ryacudu dan Hajah RA Zuhariah. Almarhum meninggalkan seorang istri tercinta dan tiga orang putra yang kini melanjutkan jejaknya.
Karier militer dan pengabdiannya di pemerintahan sangat cemerlang. Ryamizard pernah menjabat sebagai Pangdam V/Brawijaya pada tahun 1999, kemudian Pangdam Jaya periode 1999-2000. Puncak kariernya di militer termasuk Pangkostrad pada 2000-2002 dan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) dari 2002 hingga 2005. Dedikasinya berlanjut sebagai Menteri Pertahanan RI pada periode 2014-2019.
Atas jasa-jasanya, Ryamizard Ryacudu dianugerahi berbagai tanda jasa dan kehormatan negara. Di antaranya adalah Bintang Mahaputera Adipradana, Bintang Dharma, Bintang Yudha Dharma Utama, Bintang Kartika Eka Paksi Utama, Bintang Jalasena Utama, Bintang Swa Bhuwana Paksa Utama, dan Bintang Bhayangkara Utama. Ini menunjukkan pengakuan negara atas kontribusi luar biasanya.
Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu menghembuskan napas terakhirnya di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, pada Minggu (31/5/2026) pukul 14.03 WIB. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar TNI dan seluruh rakyat Indonesia, namun semangat pengabdiannya akan selalu dikenang sebagai teladan.









Tinggalkan komentar