suaramedia.id – Empat perwira menengah (Pamen) Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) resmi menyandang pangkat Brigadir Jenderal Polisi (Brigjen Pol) setelah mendapatkan promosi jabatan dalam mutasi besar-besaran yang dilakukan pada Juli 2026. Keempat jenderal baru ini akan mengisi posisi strategis di Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Polri. Promosi bergengsi ini langsung disetujui oleh Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, sebagai bagian dari penyegaran dan pembinaan karier di tubuh Korps Bhayangkara.

Related Post
Perubahan struktur organisasi ini diresmikan melalui dua surat telegram Kapolri yang krusial. Surat pertama, ST/1584/VII/KEP 2026, mencakup 119 personel, sementara surat kedua, ST/1585/VII/KEP 2026, melibatkan 27 personel lainnya. Kedua surat penting ini ditandatangani oleh Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia (AS SDM Polri), Irjen Pol Anwar, pada tanggal 30 Juli 2026, menandakan dimulainya era baru bagi para perwira yang mendapatkan promosi.

Kenaikan pangkat ini menandai lompatan karier signifikan bagi keempat perwira tersebut, dari sebelumnya berpangkat Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) menjadi Brigadir Jenderal Polisi. Dengan pangkat baru ini, mereka siap mengemban amanah di berbagai posisi strategis yang vital bagi operasional dan pengembangan Pusdokkes Polri.
Menanggapi perombakan ini, Kepala Divisi Hubungan Masyarakat (Kadiv Humas) Polri, Irjen Pol Johnny Edison Isir, menjelaskan bahwa mutasi dan rotasi jabatan adalah bagian tak terpisahkan dari dinamika internal organisasi Polri. Menurutnya, langkah ini bertujuan untuk penyegaran, pengembangan karier personel, dan optimalisasi kinerja dalam menjalankan tugas-tugas kepolisian demi pelayanan terbaik kepada masyarakat.








Tinggalkan komentar