Seruan Tobat Ekologis Menteri Jumhur: Alarm Darurat Bumi!

Seruan Tobat Ekologis Menteri Jumhur: Alarm Darurat Bumi!

suaramedia.id – Gagasan "tobat ekologis" yang dilontarkan oleh Menteri Lingkungan Hidup, M. Jumhur Hidayat, belakangan ini menuai sorotan dan apresiasi luas. Inisiatif ini dinilai sangat relevan dan mendesak di tengah krisis lingkungan hidup yang semakin memprihatinkan. Toto Izul Fatah, Direktur Eksekutif Citra Komunikasi LSI Denny JA sekaligus seorang aktivis pengrajin bambu, menyatakan dukungannya secara tegas, menyebut ajakan Jumhur sebagai langkah yang patut disambut positif dan momentum yang sangat tepat.

Menurut Toto, penggunaan frasa "tobat ekologis" oleh Menteri Jumhur memiliki kekuatan persuasif yang jauh melampaui jargon-jargon lingkungan biasa. Istilah ini, imbuhnya, terasa lebih menyentuh dan menggugah kesadaran publik. Dalam konteks spiritual, "tobat" mengandung makna pengakuan tulus atas kesalahan, penyesalan mendalam, komitmen untuk menghentikan perbuatan keliru, serta janji untuk tidak mengulanginya. Dengan demikian, "tobat ekologis" secara implisit mengajak kita untuk mengakui dosa kolektif terhadap alam.

Seruan Tobat Ekologis Menteri Jumhur: Alarm Darurat Bumi!
Gambar Istimewa : pict.sindonews.com

Toto merinci berbagai "dosa" tersebut yang selama ini kerap kita lakukan. Mulai dari deforestasi masif yang minim pertimbangan pemulihan, eksploitasi sumber daya bumi tanpa kalkulasi daya dukung lingkungan yang memadai, hingga pencemaran sungai yang dijadikan tempat pembuangan limbah industri dan rumah tangga. Tidak hanya itu, pengerukan gunung, polusi laut, alih fungsi lahan produktif, serta pengorbanan ruang hidup masyarakat atas nama pembangunan, menjadi bukti nyata bagaimana alam kerap dipandang sebagai objek eksploitasi semata, bukan sebagai ruang kehidupan yang harus dihormati dan dijaga keberlanjutannya.

Intinya, seruan tobat ekologis ini menjadi pengingat krusial bahwa manusia telah banyak berbuat salah terhadap lingkungan. Ini adalah ajakan untuk mengubah paradigma, dari sekadar memanfaatkan alam menjadi hidup selaras dengannya, demi masa depan bumi yang lebih lestari.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar