suaramedia.id – Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (PM), Abdul Muhaimin Iskandar, menegaskan komitmen kuatnya untuk mengawal pertumbuhan ekonomi nasional yang berpihak pada rakyat hingga tahun 2026. Penegasan ini sejalan dengan visi Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang menginginkan percepatan pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di seluruh pelosok negeri.

Related Post
Pernyataan krusial Muhaimin disampaikan usai menghadiri Forum Indonesia Economic Outlook 2026 di Auditorium Wisma Danantara, Jakarta. Acara strategis ini, yang dibuka langsung oleh Presiden Prabowo Subianto, menjadi landasan penting untuk merumuskan arah kebijakan ekonomi nasional serta menyiapkan strategi "lepas landas" perekonomian Indonesia di masa mendatang, demi mencapai kemajuan yang berkelanjutan.

Menurut Muhaimin, angka pertumbuhan ekonomi yang tinggi tidak boleh berhenti pada statistik semata. "Pertumbuhan ekonomi harus mampu memberikan dampak nyata, yaitu penurunan angka kemiskinan dan peningkatan taraf hidup masyarakat secara signifikan," tegasnya, menekankan pentingnya inklusivitas dalam setiap kebijakan ekonomi yang dirancang pemerintah.
Lebih lanjut, Muhaimin menjelaskan bahwa Kemenko PM akan memainkan peran sentral dalam memastikan seluruh program pemberdayaan masyarakat yang tersebar di berbagai kementerian dan lembaga terintegrasi dengan baik. Integrasi ini bertujuan agar program-program tersebut selaras dengan target pembangunan nasional 2026, menghindari tumpang tindih dan memaksimalkan efektivitas.
"Kemenko PM akan terus berkoordinasi untuk memastikan program pemberdayaan tepat sasaran, didukung data akurat, dan benar-benar mampu mengangkat ekonomi keluarga miskin serta pelaku usaha kecil. Kami tidak hanya ingin masyarakat menerima bantuan, melainkan juga ‘naik kelas’ secara ekonomi dan mandiri," ujar Muhaimin, menggambarkan ambisi untuk menciptakan kemandirian ekonomi yang kokoh bagi rakyat.
Forum Indonesia Economic Outlook 2026 sendiri merupakan wadah konsolidasi visi dan kebijakan ekonomi yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Dalam pidato pembukaannya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi mendalam atas kerja keras seluruh jajaran pemerintah selama satu tahun pertama masa kepemimpinannya, menandai optimisme terhadap capaian ekonomi di masa depan yang lebih cerah.










Tinggalkan komentar