KPK Bongkar Jaringan Pemerasan Caperdes, Bupati Pati Terancam!

KPK Bongkar Jaringan Pemerasan Caperdes, Bupati Pati Terancam!

suaramedia.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) semakin gencar mengusut dugaan pemerasan yang melibatkan Bupati Pati nonaktif, Sudewo. Dalam langkah terbarunya, penyidik KPK secara intensif memeriksa sejumlah kepala dinas, camat, hingga kepala desa. Fokus utama pemeriksaan ini adalah untuk mendalami mekanisme pengumpulan uang dari para Calon Perangkat Desa (Caperdes) yang diduga menjadi sumber dana haram dalam kasus tersebut.

Sebanyak sepuluh orang saksi telah dimintai keterangan oleh tim penyidik KPK. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, pada Rabu (28/1/2026) menjelaskan bahwa pemeriksaan ini krusial untuk menelusuri aliran dana dan modus operandi pemerasan. Menurut Budi, para saksi dimintai keterangan secara spesifik mengenai proses pengumpulan uang yang diduga dilakukan secara terstruktur dari para Caperdes, yang kemudian mengalir ke pihak-pihak tertentu.

KPK Bongkar Jaringan Pemerasan Caperdes, Bupati Pati Terancam!
Gambar Istimewa : pict.sindonews.net

Kasus ini tergolong serius, mengingat potensi kerugian negara atau keuntungan ilegal yang bisa diraup tersangka. Sebelumnya, KPK menaksir bahwa Sudewo berpotensi meraup hingga Rp50 miliar jika praktik pemerasan Caperdes ini terjadi secara masif di seluruh wilayah Kabupaten Pati. Angka fantastis ini menunjukkan skala dugaan korupsi yang sedang dibongkar oleh lembaga antirasuah.

Adapun para saksi yang diperiksa KPK meliputi beragam pejabat dan pihak terkait. Mereka adalah Tri Hariyama (Kepala Dinas Permendes Pati), Wisnu Agus Nugroho (Ajudan Sudewo), Yogo Wibowo (Camat Jakenan), dan Mudasir (pihak Swasta). Selain itu, sejumlah kepala desa juga turut diperiksa, yakni Sisman (Kepala Desa Sidoluhur/Karangrowo Kecamatan Juwana), Sudiyono (Kepala Desa Angkatan Lor Kecamatan Tambakromo), Imam Sholikin (Kepala Desa Gadu Kecamatan Gunungwungkal), Sugiyono alias Yoyon (Kepala Desa Tambakharjo Kecamatan Pati), Pramono (Kepala Desa Semampir Kecamatan Pati), serta Agus Susanto (Kepala Desa Slungkep Kecamatan Kayen). Pemeriksaan terhadap sepuluh saksi penting ini berlangsung di Polres Kota Pati, menandakan keseriusan KPK dalam menuntaskan penyidikan kasus yang menyita perhatian publik ini.

Bayu Nata
Author: Bayu Nata

jurnalis di Suara Media yang fokus pada isu-isu sosial-politik dan tata kelola pemerintahan daerah. Tulisannya sering menyoroti kebijakan yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat dan perkembangan dinamika politik di tingkat regional.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar