BantenKabupaten Tangerang

HUT Kabupaten Tangerang Ganti, Masyarakat Bingung. Kapan ?

TANGERANG | BANTEN, suaramedia.id – Biasanya perayaan hari jadi atau hari ulang tahun (HUT) Kabupaten Tangerang jatuh pada tanggal 27 Desember, seperti tahun 2019 lalu. Hari jadi Kabupaten Tangerang telah memasuki usia ke 76 tahun.

Namun, di tahun 2020 ini, untuk kali pertama Kabupaten Tangerang merayakan HUT pada tanggal 13 Oktober dengan usia 388 Tahun.

Pasalnya, tanggal 27 Desember 1943 bukan lagi dasar dari perayaan hari jadi atau HUT Kabupaten tersebut, akan tetapi tanggal 13 Oktober 1632 menjadi alasannya. Dilatarbelakangi sejarah serta sudah disahkan pada Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kabupaten Tangerang tahun 2019 lalu. Baik eksekutif maupun legislatif sepakat menerbitkan payung hukum berupa peraturan daerah (Perda) Kabupaten Tangerang.

Dan, hal ini pun pernah disampaikan oleh Bupati Kabupaten Tangerang Ahmed Zaki Iskandar. Sekaligus memberitahukan kepada warga masyarakatnya bahwa pelaksanaan HUT pada Bulan Desember 2019 adalah yang terakhir dan nantinya akan secara rutin dilaksanakan pada bulan Oktober.

“Pelaksanaan HUT Kabupaten Tangerang tahun ini merupakan yang terakhir kalinya dilaksanakan pada bulan Desember, karena pada tahun depan sesuai dengan aturan yang berlaku pelaksanaan HUT Kabupaten Tangerang akan dilaksanakan pada tanggal 13 Oktober,” kata Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar, pada Selasa (17/12/2019). Dikutip dari tangerang7.com.

Menyikapi hal tersebut, sebagian warga masyarakat khususnya di Kabupaten Tangerang. Yang di buat bingung pun angkat bicara.

Salah seorang tokoh warga Kampung Sawah, Desa Lengkong Kulon, Kecamatan Pagedangan. Bahrudin mengatakan bahwa dirinya dan kebanyakan warga di lingkungannya belum mengetahui HUT Kabupaten Tangerang yang saat ini jatuh pada tanggal 13 Oktober.

“Kapan ?, setahu kami HUT Kabupaten Tangerang tanggal 27 Desember, kami sebagai warga gak tau kalau sekarang sudah ganti tanggal ulang tahun. Lagian pemerintah daerah dirasa kurang sosialisasi ke masyarakat kaitan adanya pergantian ulang tahun. Yang ada masyarakat jadi bingung mau gimana ikut ngerayainnya juga,” kata pria yang akrab disapa Udin Gemblong dan pernah menjabat 2 Periode sebagai Jaro di daerah tersebut, kepada suramedia.id Senin (12/10/2020).

Baca Juga..!  Paskibra SMK PU Lebak Gelar Studi Wisata

Sementara. Warga Kampung Malahpar, Desa Dangdang, Kecamatan Cisauk, Raden Ruhiyat mengutarakan ketidak tahuan beberapa anggota keluarga dan warga di sekitarnya kaitan HUT tersebut. Sebab menilai pemerintah daerah melalui pejabat setempatnya juga kurang mensosialisasikannya.

“Sekarang Bagaimana warga masyarakat bisa tahu hari ulang tahun Kabupaten Tangerang udah ganti kalau pejabat Kelurahan, Kecamatannya juga diem-diem aja, gak ngasih tahu ke warga. Apalagi di media juga jarang diberitain,” tutur Ruhiyat yang juga menjadi salah satu aktivis di sebuah Lembaga Swadaya Masyarakat.

Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang, sambung ruhiyat, jangan seenaknya merubah atau mengganti HUT. Kalau tidak di sertai sosialisasi kepada warga masyarakatnya.

“Harusnya pemerintah daerah pun memberitahu kepada masyarakat apa dasar dan apa motifnya kenapa bisa ada perubahan tanggal HUT Kabupaten Tangerang. Jangan hanya di segelintir elit penguasa dan pengusaha aja yang tau, sementara warga masyarakat diabaikan,” tegasnya.

Adapun, Warga Kampung Cibogo Kulon, Kelurahan Kelapa Dua, Kecamatan Kelapa Dua. Abdul juga mengungkapkan rasa ketidak tahuannya prihal HUT Kabupaten Tangerang yang tanggal dan bulannya sudah berganti.

“Saya asli warga Kabupaten Tangerang, lahir saya disini besar saya disini, tapi saya dan keluarga besar saya belum tau kalau perayaan Kabupaten sudah ganti. Setahu kami tanggal 27 bulan Desember, kok sekarang tanggal sama bulannya berubah. Dan kita semua warga disini belum tau kalau gak dikasih tau wartawan,” ungkapnya.

(Ksh)

Facebook Comments