Mengejutkan! Kemenag Kerahkan 88 Titik Pantau Hilal Zulhijah

Mengejutkan! Kemenag Kerahkan 88 Titik Pantau Hilal Zulhijah

suaramedia.id – Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia mengambil langkah masif dengan mengerahkan tim di 88 titik lokasi pemantauan hilal (rukyat) di seluruh penjuru negeri. Upaya ini dilakukan pada Minggu, 17 Mei 2026, sebagai bagian krusial dari rangkaian sidang isbat untuk menentukan awal bulan Zulhijah 1447 Hijriah. Penentuan ini sangat dinantikan umat Muslim untuk persiapan ibadah haji dan Iduladha.

Dalam proses pengamatan yang cermat ini, Kemenag memastikan bahwa setiap titik rukyat dilengkapi dengan teknologi terkini. Anggota Tim Hisab Rukyat Kemenag, Cecep Nurwendaya, mengungkapkan bahwa seluruh lokasi pemantauan memanfaatkan alat bantu optik modern, yakni teleskop, untuk mendapatkan hasil pengamatan yang akurat dan presisi.

Mengejutkan! Kemenag Kerahkan 88 Titik Pantau Hilal Zulhijah
Gambar Istimewa : pict.sindonews.com

"Alhamdulillah, dari 88 titik rukyat yang teman-teman pantau di seluruh Indonesia, semuanya telah menggunakan teleskop sebagai alat bantu optik," ujar Cecep dalam Seminar Posisi Hilal Sidang Isbat Penentuan Awal Zulhijah 1447 H, yang berlangsung di Kantor Kementerian Agama, Jakarta Pusat, pada hari yang sama. Penggunaan teleskop ini menjadi standar operasional untuk memastikan visibilitas hilal dapat terdeteksi secara optimal, bahkan dalam kondisi yang menantang.

Pemantauan hilal ini merupakan tahapan vital sebelum Sidang Isbat penetapan awal Zulhijah 1447 H dilaksanakan. Hasil dari seluruh titik rukyat akan dikumpulkan dan dianalisis dalam sidang tersebut untuk kemudian diumumkan secara resmi kepada masyarakat. Keputusan ini akan menjadi panduan bagi umat Islam di Indonesia dalam melaksanakan ibadah kurban dan rangkaian ibadah haji. Seluruh elemen masyarakat kini menanti hasil pengamatan yang akan menentukan hari raya Iduladha.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar