suaramedia.id – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tengah dipersiapkan pemerintah ternyata memiliki dampak lebih luas dari sekadar pemenuhan nutrisi. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, mengungkapkan bahwa inisiatif ini berpotensi besar menjadi magnet yang meningkatkan angka kehadiran siswa di sekolah.

Related Post
Menurut Abdul Mu’ti, ketersediaan asupan makanan sehat di lingkungan sekolah dapat menjadi motivasi tambahan bagi anak-anak untuk lebih disiplin berangkat ke sekolah. Ia menyebutkan bahwa fenomena ini telah didukung oleh berbagai hasil penelitian yang menunjukkan adanya korelasi positif antara program makan siang bergizi dengan tingkat kehadiran peserta didik.

"Ada banyak penelitian yang menunjukkan keterkaitan antara MBG dengan tingkat kehadiran anak di sekolah. Banyak anak yang semangat berangkat ke sekolah karena mereka tahu akan mendapatkan makanan yang sehat dan bergizi," ujar Abdul Mu’ti dalam acara peluncuran uji coba loka MBG sekaligus penandatanganan kerja sama antara Badan Gizi Nasional (BGN) dan Kemendikdasmen, Jumat (30/10/2026).
Dalam penjelasannya, Mu’ti memberikan sebuah analogi menarik untuk menggambarkan daya tarik program ini. Ia mengibaratkan semangat siswa datang ke sekolah dengan antusiasme masyarakat saat mengikuti kegiatan "Jumat Berkah" di masjid.
"Saya rasa mirip dengan bagaimana orang banyak hadir ke masjid karena ada Jumat Berkah. Bedanya, jika Jumat Berkah hanya seminggu sekali, program MBG ini akan dilaksanakan secara rutin setiap hari sekolah," tambahnya.
Melalui pendekatan ini, pemerintah berharap program MBG tidak hanya mampu mencetak generasi yang sehat secara fisik, tetapi juga mampu menekan angka absensi siswa serta menciptakan ekosistem belajar yang lebih menyenangkan di sekolah.










Tinggalkan komentar