Dana Rp1,24 Triliun Cair! Karhutla Siap Ditangani

Dana Rp1,24 Triliun Cair! Karhutla Siap Ditangani

suaramedia.id – Pemerintah secara resmi telah menyalurkan dana Bantuan Presiden untuk memperkuat upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di berbagai wilayah Indonesia. Total anggaran yang telah dikucurkan mencapai Rp1,24 triliun, yang ditujukan untuk mempercepat operasi pemadaman serta melindungi warga dari ancaman kabut asap.

Berdasarkan data terbaru, penyaluran dana ini dilakukan dalam dua tahap. Sebelumnya, pemerintah telah mengalokasikan Rp760 miliar pada awal September lalu. Kini, tambahan dana sebesar Rp480 miliar telah disalurkan untuk menyasar 44 kabupaten dan kota yang tersebar di tujuh provinsi terdampak.

Dana Rp1,24 Triliun Cair! Karhutla Siap Ditangani
Gambar Istimewa : pict.sindonews.com

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian, menekankan bahwa alokasi dana fantastis ini harus segera dikonversi menjadi aksi nyata di lapangan. Menurutnya, fokus utama penggunaan dana ini adalah untuk memperkuat operasi pemadaman, menjamin keselamatan masyarakat dari dampak asap, memenuhi kebutuhan logistik personel, hingga mendukung pemulihan ekosistem lahan gambut yang terbakar.

"Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama kami. Saya instruksikan kepada para kepala daerah agar segera mengoptimalkan bantuan ini. Pastikan prosesnya cepat, tepat sasaran, dan akuntabel sesuai dengan mekanisme penganggaran yang berlaku," tegas Tito sebagaimana dikutip pada Minggu (25/10/2026).

Sebagai langkah penguatan regulasi, Tito juga telah menerbitkan Surat Edaran Nomor 300.2.8/8481/SJ tertanggal 23 Oktober 2026. Dokumen ini berfungsi sebagai pedoman operasional bagi pemerintah daerah dalam mengatur penganggaran, penggunaan, hingga pelaporan bantuan, baik yang berasal dari pemerintah pusat maupun bantuan keuangan daerah lainnya.

Langkah masif ini diambil pemerintah guna memastikan penanganan karhutla tidak hanya bersifat reaktif, tetapi juga terorganisir secara sistematis untuk meminimalisir dampak kerugian sosial maupun lingkungan di wilayah terdampak.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar