suaramedia.id – DPP PDI Perjuangan (PDIP) secara resmi telah menerima surat terbuka dari Forum Guru Besar Indonesia yang berisi desakan agar Gibran Rakabuming Raka melepaskan jabatannya sebagai Wakil Presiden. Dalam dokumen bertajuk "Menjaga Marwah Konstitusi, Etika Bernegara, dan Legitimasi Kepemimpinan Nasional" tersebut, para akademisi menekankan pentingnya menjaga integritas kepemimpinan nasional.

Related Post
Menanggapi hal ini, Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, menegaskan bahwa aspirasi dari kalangan intelektual ini merupakan sinyal penting yang tidak boleh diabaikan. Ia meminta Presiden Prabowo Subianto serta seluruh partai politik yang duduk di parlemen untuk memberikan perhatian serius terhadap tuntutan tersebut.

"Suara-suara seperti inilah yang seharusnya didengarkan oleh Presiden Prabowo maupun partai-partai di DPR," tegas Hasto saat memberikan keterangan di Sekolah Rakyat PDIP, Jakarta Selatan, Rabu (21/10/2026).
Lebih lanjut, Hasto membedah poin-poin krusial dalam surat terbuka tersebut. Ia menyoroti adanya indikasi runtuhnya nilai-nilai keteladanan dan etika dalam bernegara. Menurut Hasto, prinsip kepatutan, kejujuran, serta keteladanan pemimpin dianggap telah mengalami degradasi.
Ia menilai, proses pencapaian posisi wakil presiden tersebut dianggap bermasalah karena adanya dugaan intervensi kekuasaan demi memaksakan syarat minimal calon wakil presiden yang seharusnya dipenuhi secara konstitusional. Hasto menekankan bahwa legitimasi kepemimpinan harus dibangun di atas fondasi etika yang kuat, bukan melalui celah hukum yang dipaksakan.










Tinggalkan komentar