suaramedia.id – Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappisus), Aris Marsudiyanto, baru-baru ini menyampaikan sebuah peringatan keras yang berasal langsung dari Presiden Prabowo Subianto kepada seluruh jajaran pejabat negara. Pesan inti yang disampaikan adalah keharusan bagi para pejabat untuk melakukan introspeksi dan membersihkan diri dari segala bentuk penyimpangan, sebelum negara yang bertindak untuk membersihkan mereka. Pernyataan tegas ini dilontarkan Aris dalam momen peresmian pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) Bogor Raya 1, yang berlokasi di Desa Galuga, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Kamis (17/9/2026).

Related Post
Aris Marsudiyanto menekankan bahwa setiap rupiah yang digunakan dalam pembangunan dan operasional negara berasal dari keringat rakyat dan kas negara. Oleh karena itu, ia mengingatkan agar setiap penggunaan anggaran dapat dipertanggungjawabkan dengan sebaik-baiknya. "Bapak Presiden selalu menyampaikan, mengingatkan, menghimbau, menasihati, setiap saat bersihkan diri kita masing-masing sebelum dibersihkan oleh negara," tegas Aris, mengutip langsung pesan dari Kepala Negara.

Lebih lanjut, Aris juga memaparkan bahwa Presiden Prabowo memiliki konsentrasi tinggi terhadap empat pilar fundamental dalam bidang pembangunan nasional. Keempat pilar tersebut meliputi ketahanan pangan dan ketersediaan air, kedaulatan energi, penguasaan teknologi, serta kelestarian lingkungan atau environmental.
Dalam kesempatan tersebut, Aris mengungkapkan rasa syukurnya atas terobosan yang dicapai melalui PSEL Bogor Raya 1. Proyek ini dianggap sebagai wujud nyata sinergi antara sektor energi, teknologi, dan lingkungan. Ia menambahkan bahwa inisiatif serupa tidak akan berhenti di Bogor, melainkan akan direplikasi di 24 wilayah lain di seluruh Indonesia. "Ini kolaborasi sangat bagus semua pihak yang terkait untuk mensinergiskan antara teknologi, energi, dan environmental. Karena ini tidak mudah, selama sekian puluh tahun kita melihat sampah ini menjadi urusan yang sangat-sangat urgen," pungkas Aris, menyoroti urgensi penanganan sampah yang telah menjadi masalah krusial selama puluhan tahun.










Tinggalkan komentar