suaramedia.id – JAKARTA – Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) menyuarakan alarm keras mengenai kondisi terkini gerakan mahasiswa di Indonesia. Ketua Umum PB PMII, Mohammad Shofiyulloh Cokro, mengungkapkan kegelisahan mendalam atas indikasi turbulensi intelektualitas yang kini melanda ranah aktivisme kampus. Menurutnya, institusi pendidikan tinggi yang seharusnya menjadi jantung dialektika dan benteng nalar sehat, kini menghadapi erosi serius dalam menjaga tradisi berpikir kritis. Pernyataan ini disampaikan Cokro dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (17/6/2026).

Related Post
Cokro menyoroti pergeseran fungsi mimbar demokrasi. Yang semula didirikan sebagai panggung diskursus substantif, kini terdistorsi menjadi medan saling serang yang destruktif dan bahkan intimidasi terhadap ruang-ruang dialog. "Ketika argumentasi tidak lagi dibalas dengan kontra-argumentasi, melainkan dengan dominasi kehendak sepihak, di situlah disorientasi gerakan sedang terjadi," tegas Cokro. Ia memandang fenomena ini sebagai sinyal bahaya yang mutlak tak bisa ditolerir bagi masa depan gerakan mahasiswa.

Secara ideologis, PB PMII berpegang teguh pada prinsip bahwa kebebasan berpendapat adalah hak konstitusional yang dapat diekspresikan melalui beragam cara dan medium. Namun, Cokro mengingatkan bahwa kebebasan berekspresi tersebut tidak boleh membenarkan aksi pembubaran atau pembungkaman terhadap ruang ekspresi demokrasi milik pihak lain. "Bagi PMII, kebebasan yang hakiki adalah kebebasan yang juga menghormati hak orang lain untuk menguji gagasan secara terbuka," jelasnya.
Melihat potensi perpecahan yang kian menganga di kalangan pemuda, Cokro lantang menyerukan revitalisasi Gerakan Persatuan Nasional. Ia menekankan urgensi bagi gerakan mahasiswa untuk kembali menggalang kekuatan, merapatkan barisan, dan berbenah diri. PMII secara tegas menyerukan agar intelektualitas kembali ditempatkan sebagai navigasi utama dan kompas moral dalam setiap langkah dan perjuangan mahasiswa, demi mengembalikan marwah gerakan yang konstruktif dan mencerahkan.










Tinggalkan komentar