suaramedia.id – Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto resmi melakukan penyegaran organisasi melalui kebijakan mutasi dan promosi jabatan. Dalam keputusan terbaru yang dikeluarkan pada 2 Oktober 2026, sebanyak 14 Brigadir Jenderal (Brigjen) Pol berhasil naik pangkat menjadi Inspektur Jenderal (Irjen) Pol atau jenderal bintang dua.

Related Post
Langkah strategis ini tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 mengenai pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Polri. Keputusan ini menjadi salah satu langkah awal Jenderal Suyudi setelah resmi dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai pucuk pimpinan Polri.

Berdasarkan data yang dihimpun suaramedia.id, total terdapat 88 Perwira Tinggi (Pati) dan Perwira Menengah (Pamen) yang terdampak dalam rotasi besar-besaran ini. Rinciannya meliputi 6 Komjen Pol, 51 Irjen Pol, 19 Brigjen Pol, serta 12 Kombes Pol.
Beberapa nama yang mendapatkan promosi jabatan menjadi Irjen Pol di antaranya adalah Brigjen Pol Agus Dwi Hermawan, Brigjen Pol Sambodo Purnomo Yogo, hingga Brigjen Pol Adi Vivid AB.
Adapun rincian jabatan baru untuk beberapa personel tersebut adalah:
- Brigjen Pol Agus Dwi Hermawan: Dari Pati Bareskrim Polri (penugasan pada BNN) menjadi Aslog Kapolri.
- Brigjen Pol Putu Putera Sadana: Dari Pati Bareskrim Polri (penugasan pada BNN) menjadi Wakabareskrim Polri.
Menanggapi kebijakan ini, Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Johnny Eddizon Isir, menjelaskan bahwa mutasi merupakan bagian tak terpisahkan dari dinamika organisasi. Menurutnya, rotasi ini bertujuan untuk menjaga kesinambungan tugas serta memberikan ruang bagi personel untuk mengembangkan karier.
"Mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri. Hal ini dilakukan sesuai kebutuhan organisasi sekaligus sebagai bagian dari pembinaan karier dan penyegaran dalam pelaksanaan tugas kepolisian," ujar Isir sebagaimana dikutip suaramedia.id, Rabu (7/10/2026).










Tinggalkan komentar