Mengejutkan! Bupati Langkat Tiba di KPK, Apa yang Terjadi?

Mengejutkan! Bupati Langkat Tiba di KPK, Apa yang Terjadi?

suaramedia.id – Bupati Langkat, Syah Afandin, akhirnya tiba di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta Selatan pada Jumat (3/7/2026) siang. Kedatangan orang nomor satu di Langkat ini menjadi sorotan setelah ia terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK di wilayah Sumatera Utara (Sumut), menambah daftar panjang kepala daerah yang berurusan dengan lembaga antirasuah.

Pantauan suaramedia.id di lokasi menunjukkan, Afandin tiba dengan menggunakan sebuah mobil minibus berwarna hitam pekat sekitar pukul 14.22 WIB. Berbeda dari prosedur biasa, ia tidak diturunkan di lobi utama. Sebaliknya, kendaraan yang membawanya langsung melaju tanpa henti menuju area basement Gedung Merah Putih KPK, mengindikasikan pemeriksaan intensif akan segera dimulai tanpa banyak interaksi publik.

Mengejutkan! Bupati Langkat Tiba di KPK, Apa yang Terjadi?
Gambar Istimewa : pict.sindonews.com

Juru Bicara KPK, dalam keterangannya kepada awak media, mengonfirmasi kedatangan Syah Afandin. "Bupati Langkat, salah satu pihak yang diamankan dalam peristiwa tertangkap tangan ini, sudah tiba di gedung KPK Merah Putih, sekitar pukul 14.30 WIB," jelasnya. Ia menambahkan bahwa proses selanjutnya adalah pemeriksaan mendalam untuk mengungkap lebih jauh dugaan tindak pidana korupsi yang melibatkannya. "Yang bersangkutan selanjutnya akan menjalani pemeriksaan lebih lanjut untuk mendalami dugaan praktik rasuah yang terjadi," pungkasnya, tanpa merinci lebih lanjut terkait materi pemeriksaan.

Sebelumnya, KPK telah melakukan OTT di wilayah Sumatera Utara dan mengamankan sejumlah pihak, termasuk Bupati Langkat Syah Afandin. Informasi yang beredar menyebutkan, dalam operasi senyap tersebut, tim penyidik KPK juga menyita uang tunai ratusan juta rupiah yang diduga terkait dengan praktik suap atau gratifikasi. Kedatangan Syah Afandin ke markas KPK ini diharapkan dapat membuka tabir lebih terang mengenai kasus yang menjeratnya.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar