suaramedia.id – Menteri Agama Nasaruddin Umar mengumumkan kabar menggembirakan terkait capaian indeks kerukunan umat beragama di Indonesia. Dalam acara Zikir dan Doa Kebangsaan yang dihadiri ribuan masyarakat di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Sabtu (1/8/2026), Menag menyatakan bahwa indeks kerukunan pada tahun 2025 telah mencapai titik tertinggi sepanjang sejarah Republik Indonesia.

Related Post
Ribuan umat dari berbagai latar belakang keyakinan serta tokoh lintas agama memadati kawasan Monas, menunjukkan semangat persatuan yang kuat. Kehadiran mereka, menurut Nasaruddin, adalah bukti nyata bahwa perbedaan bukanlah penghalang untuk hidup berdampingan secara harmonis di tengah masyarakat yang majemuk.

"Kita boleh berbeda keyakinan, tetapi kita dipersatukan oleh cinta yang sama kepada Indonesia," tegas Nasaruddin dalam sambutannya yang penuh makna. Pernyataan ini menggarisbawahi esensi kebhinekaan yang menjadi pilar utama bangsa, memperkuat komitmen bersama untuk menjaga persatuan di tengah perbedaan.
Peningkatan indeks kerukunan umat beragama pada tahun 2025 ini menjadi penanda penting bagi perjalanan bangsa dalam menjaga toleransi dan saling pengertian antarwarga. Capaian ini tidak hanya sekadar angka, melainkan refleksi dari upaya kolektif seluruh elemen masyarakat dalam merawat persatuan dan keharmonisan berbangsa. Foto-foto dari acara Zikir dan Doa Kebangsaan, seperti yang diabadikan oleh Arif Julianto, menunjukkan lautan umat yang bersatu dalam doa, menjadi simbol nyata dari kerukunan yang diungkapkan oleh Menag.








Tinggalkan komentar