suaramedia.id – Minggu (3/8) menjadi hari penentu bagi pedagang Pasar Barito, Jalan Barito I, Kebayoran Baru. Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan (Jaksel) akan mengosongkan pasar tersebut untuk proyek Taman ASEAN. Suasana haru dan sibuk menyelimuti pasar tradisional ini jelang penggusuran. Para pedagang terlihat tengah mempersiapkan diri menghadapi relokasi.

Related Post
Proyek Taman ASEAN, inisiatif Pemprov DKI Jakarta, bertujuan menghubungkan tiga taman; Taman Langsat, Taman Ayodya, dan Taman Leuser. Demi terwujudnya proyek ambisius ini, Pasar Barito harus rela berkorban. Keputusan ini tentu menimbulkan polemik dan kekhawatiran bagi para pedagang yang telah bertahun-tahun menggantungkan hidup di pasar tersebut.

Pemerintah Jaksel memastikan akan memfasilitasi relokasi para pedagang. Mereka ditawarkan beberapa opsi, antara lain relokasi ke Lenteng Agung atau ke pasar-pasar lain di bawah naungan Perumda Pasar Jaya. Namun, janji tersebut belum sepenuhnya menenangkan keresahan para pedagang yang khawatir akan kesulitan beradaptasi di lokasi baru dan potensi penurunan pendapatan. Video yang beredar di media sosial pun memperlihatkan kesibukan para pedagang yang tengah mempersiapkan diri menghadapi hari terakhir berjualan di Pasar Barito. Suasana haru dan kekhawatiran terlihat jelas dari raut wajah mereka. Nasib para pedagang Pasar Barito kini menjadi sorotan publik, menunggu kepastian dan solusi yang lebih konkret dari pemerintah.










Tinggalkan komentar