Gawat! Angka Kematian Haji Masih Tinggi, Menhaj Soroti PR Ini!

Gawat! Angka Kematian Haji Masih Tinggi, Menhaj Soroti PR Ini!

suaramedia.id – JAKARTA – Angka kematian jemaah haji Indonesia, meskipun telah menunjukkan penurunan signifikan, masih menjadi sorotan utama Kementerian Haji dan Umrah (Menhaj). Menteri Haji dan Umrah, Moch. Irfan Yusuf, yang akrab disapa Gus Irfan, secara tegas menyatakan bahwa aspek istitha’ah kesehatan atau kemampuan fisik jemaah untuk menunaikan ibadah haji adalah "pekerjaan rumah (PR) besar" yang harus segera dituntaskan pasca-penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026.

Pernyataan krusial ini disampaikan Gus Irfan dalam pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Evaluasi Penyelenggaraan Ibadah Haji 1447 H/2026 M. Acara penting tersebut disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube resmi Kementerian Haji dan Umrah pada Sabtu, 4 Juli 2026, dan menjadi forum evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan ibadah haji tahun ini.

Gawat! Angka Kematian Haji Masih Tinggi, Menhaj Soroti PR Ini!
Gambar Istimewa : pict.sindonews.com

Menurut Gus Irfan, meskipun upaya keras telah membuahkan hasil dengan menekan angka mortalitas jemaah haji Indonesia hingga sekitar 25 persen pada tahun ini, jumlah jemaah yang wafat masih tergolong tinggi dan memerlukan perhatian serius. "Kesehatan jemaah masih menjadi prioritas utama yang memerlukan penanganan khusus," ujar Gus Irfan, menggarisbawahi urgensi masalah ini.

Konsep istitha’ah kesehatan ini merujuk pada kesiapan fisik dan mental jemaah untuk menjalani seluruh rangkaian ibadah haji yang dikenal berat dan menuntut stamina prima. Mulai dari tawaf, sa’i, hingga wukuf di Arafah, setiap tahapan memerlukan kondisi kesehatan yang optimal agar jemaah dapat menunaikannya tanpa kendala berarti atau risiko kesehatan yang fatal.

Fokus pada istitha’ah kesehatan ini diharapkan dapat menjadi fondasi kuat untuk penyelenggaraan ibadah haji di masa mendatang, dengan target utama menekan angka kematian jemaah hingga seminimal mungkin. Ini adalah komitmen pemerintah untuk memastikan setiap jemaah dapat menunaikan rukun Islam kelima ini dengan aman, nyaman, dan khusyuk, serta kembali ke tanah air dalam keadaan sehat walafiat.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar