Duka Mendalam! Prabowo Kenang Jenderal Ryamizard Ryacudu

Duka Mendalam! Prabowo Kenang Jenderal Ryamizard Ryacudu

suaramedia.id – Kabar duka menyelimuti jagat militer dan pemerintahan Indonesia. Mantan Menteri Pertahanan (Menhan) Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu dikabarkan meninggal dunia pada Minggu (31/5) di usia 76 tahun. Kepergian sosok patriot ini sontak mengundang rasa duka mendalam, termasuk dari Presiden terpilih Prabowo Subianto.

Melalui akun media sosial resminya, @Prabowo, Presiden Prabowo menyampaikan belasungkawa yang tulus atas wafatnya senior dan pendahulunya di Kementerian Pertahanan tersebut. "Innalilahi wa innailaihi raji’un. Turut Berduka Cita Atas Wafatnya Jenderal TNI (Purn.) Ryamizard Ryacudu. Menteri Pertahanan Republik Indonesia ke-25 masa jabatan 27 Oktober 2014-20 Oktober 2019," tulis Prabowo, mengenang dedikasi almarhum.

Duka Mendalam! Prabowo Kenang Jenderal Ryamizard Ryacudu
Gambar Istimewa : pict.sindonews.com

Saat ini, jenazah almarhum Ryamizard Ryacudu telah disalatkan di rumah duka yang berlokasi di Perumahan Puri Wira Bhakti 1/1b Cikeas, Bogor. Rencananya, mendiang akan dikebumikan di Taman Makam Pahlawan Nasional (TMPN) Kalibata, Jakarta Selatan, sebagai bentuk penghormatan terakhir atas jasa-jasa besarnya kepada bangsa dan negara.

Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu dikenal sebagai sosok yang memiliki rekam jejak cemerlang di dunia militer dan pemerintahan. Ia pernah menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) sebelum mengemban amanah sebagai Menteri Pertahanan. Almarhum juga merupakan teman seangkatan Presiden Prabowo saat menempuh pendidikan di Akademi Militer (Akmil), memperkuat ikatan persahabatan dan profesionalisme di antara keduanya.

Biro Informasi Pertahanan (Infohan) Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan (Setjen Kemhan) dalam siaran persnya menggambarkan Ryamizard sebagai pemimpin yang memiliki dedikasi tinggi, keteguhan prinsip yang tak tergoyahkan, serta kecintaan yang begitu besar terhadap Tanah Air. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam dan menjadi kehilangan besar bagi bangsa Indonesia.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar