Bantuan Pangan NTB Melejit, Senator: Jangan Sampai Salah Sasaran!

Bantuan Pangan NTB Melejit, Senator: Jangan Sampai Salah Sasaran!

suaramedia.id – MATARAM – Senator DPD RI asal Nusa Tenggara Barat, Mirah Midadan Fahmid, menyambut positif langkah Perum Bulog Kantor Wilayah NTB bersama Pemerintah Provinsi NTB dalam mempercepat penyaluran bantuan pangan. Namun, di balik apresiasi tersebut, Mirah menegaskan bahwa lonjakan jumlah penerima bantuan harus diiringi dengan penguatan data yang akurat dan program pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan.

Mirah menilai, bertambahnya jumlah Penerima Bantuan Pangan (PBP), khususnya di Kabupaten Lombok Barat yang mengalami peningkatan signifikan hingga 58 persen, adalah indikasi komitmen pemerintah untuk menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan. Ini menjadi krusial di tengah dinamika ekonomi dan kenaikan harga kebutuhan pokok yang terus terjadi.

Bantuan Pangan NTB Melejit, Senator: Jangan Sampai Salah Sasaran!
Gambar Istimewa : pict.sindonews.com

Data menunjukkan, hingga pertengahan Juni tahun ini, Bulog Kanwil NTB telah berhasil mendistribusikan 15.390 ton beras kepada masyarakat di seluruh NTB, mencapai 89 persen dari target yang ditetapkan. Peningkatan signifikan juga terlihat pada alokasi bantuan pangan periode Februari-Maret tahun ini, di mana jumlah Penerima Bantuan Pangan (PBP) melonjak hingga 64 persen dibandingkan periode sebelumnya. Kabupaten Lombok Barat menjadi sorotan utama dengan peningkatan PBP mencapai 58 persen.

Menurut Mirah, program bantuan pangan adalah instrumen krusial dalam menjaga stabilitas daya beli masyarakat, sekaligus berfungsi sebagai jaring pengaman sosial yang vital bagi keluarga rentan. Oleh karena itu, ia menekankan bahwa keberhasilan program ini tidak semata-mata diukur dari volume beras atau minyak goreng yang didistribusikan. Lebih dari itu, indikator keberhasilan sesungguhnya adalah sejauh mana bantuan tersebut benar-benar sampai dan dinikmati oleh masyarakat yang paling berhak dan membutuhkan.

"Peningkatan jumlah penerima adalah kabar baik, namun ini juga tantangan untuk memastikan setiap bantuan tepat guna dan tidak menciptakan masalah baru," ujar Mirah. Ia menambahkan, tanpa data yang valid dan upaya pemberdayaan, risiko salah sasaran atau bahkan ketergantungan justru bisa muncul.

Dengan demikian, Mirah Midadan Fahmid menyerukan agar sinergi antara pemerintah daerah dan Bulog tidak hanya fokus pada percepatan penyaluran, tetapi juga pada fondasi data yang kuat dan program pendampingan yang memberdayakan, demi ketahanan pangan yang berkelanjutan dan merata di NTB.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar