Skandal Daycare Jogja: DPR Desak Evaluasi Total Izin!

Skandal Daycare Jogja: DPR Desak Evaluasi Total Izin!

suaramedia.id – Anggota Komisi VIII DPR RI, Ina Ammania, mengeluarkan desakan keras kepada Pemerintah Daerah (Pemda) untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengawasan dan perizinan seluruh tempat penitipan anak atau daycare. Desakan ini muncul menyusul insiden dugaan penganiayaan anak yang menggemparkan di Daycare Little Aresha, Yogyakarta.

Ina Ammania menegaskan pentingnya tidak hanya meninjau ulang aspek perizinan, tetapi juga memastikan standar operasional dan kompetensi para pengasuh yang bekerja di lembaga-lembaga tersebut. "Kami mendesak pemda dan kementerian terkait segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengawasan dan perizinan daycare, termasuk standar operasional dan kompetensi pengasuh," ujar Ina pada Minggu (26/4/2026).

Skandal Daycare Jogja: DPR Desak Evaluasi Total Izin!
Gambar Istimewa : pict.sindonews.net

Kasus kekerasan yang terjadi di Yogyakarta menjadi sorotan tajam, mengingat daycare seharusnya menjadi lingkungan yang aman dan kondusif bagi tumbuh kembang anak. Ina Ammania menekankan bahwa negara memiliki tanggung jawab mutlak untuk memastikan setiap lembaga penitipan anak memenuhi standar perlindungan yang ketat. "Keselamatan dan masa depan anak-anak Indonesia adalah prioritas yang tidak bisa dikompromikan," tambahnya, mengecam keras insiden tragis tersebut.

Lebih lanjut, politisi dari Komisi VIII ini juga mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas kasus Daycare Little Aresha secara transparan. Ia menuntut agar para pelaku yang terbukti bersalah diberikan sanksi maksimal sesuai hukum yang berlaku. "Kami mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas kasus ini secara transparan dan memberikan sanksi tegas berupa hukuman berat kepada pelaku dan pihak-pihak yang terbukti bersalah. Perlindungan terhadap anak adalah amanat konstitusi dan tidak boleh ditawar," tegas Ina.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar