Kontroversi Video JK: Ade Armando & Abu Janda Terjerat Hukum!

Kontroversi Video JK: Ade Armando & Abu Janda Terjerat Hukum!

suaramedia.id – Dua nama yang kerap mengundang polemik di ranah publik, Ade Armando dan Permadi Arya alias Abu Janda, kini kembali berhadapan dengan meja hijau. Keduanya secara resmi dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas dugaan penghasutan dan provokasi, menyusul viralnya potongan video ceramah mantan Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla (JK).

Laporan tersebut mencuat setelah beredarnya potongan video ceramah JK yang kemudian menjadi objek komentar dari Ade Armando dan Abu Janda di berbagai platform daring. Pihak pelapor menuding tindakan mereka telah memicu kegaduhan dan keresahan di tengah masyarakat, khususnya terkait narasi yang terbentuk dari video yang dipotong tersebut.

Kontroversi Video JK: Ade Armando & Abu Janda Terjerat Hukum!
Gambar Istimewa : pict.sindonews.net

Menanggapi pelaporan ini, Ade Armando mengaku kebingungan dengan substansi tuduhan yang dilayangkan kepadanya. "Saya tidak paham dengan substansi laporan mereka. Kok saya dituduh memotong ceramah Pak JK sehingga menimbulkan kehebohan? Saya tidak memotong atau mengedit dan kemudian menyebarkannya," terang Ade Armando saat dihubungi oleh suaramedia.id pada Selasa. Menurutnya, ia hanya memberikan komentar terhadap potongan video ceramah JK yang memang sudah tersebar luas di jagat maya. Ia pun menyatakan kesiapannya untuk mengikuti seluruh proses hukum yang berjalan.

Sementara itu, Permadi Arya atau Abu Janda, juga tak tinggal diam. Ia secara lugas menyebut laporan yang ditujukan kepadanya sebagai bentuk "kebencian dan dendam politik." Pernyataan ini mengindikasikan adanya motif di balik pelaporan yang melampaui dugaan pelanggaran hukum semata, menyoroti dinamika politik di balik kontroversi ini.

Kasus ini menambah panjang daftar perseteruan hukum yang melibatkan Ade Armando dan Abu Janda, khususnya terkait aktivitas dan opini mereka di ruang digital. Pihak kepolisian diharapkan segera menindaklanjuti laporan ini untuk memastikan kejelasan duduk perkara dan menegakkan keadilan di tengah polemik yang terus bergulir.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar