suaramedia.id – Tentara Nasional Indonesia (TNI) telah menyatakan kesiapannya untuk mengerahkan pasukan perdamaian ke zona konflik di Gaza, Palestina. Keputusan krusial terkait jumlah personel yang akan diberangkatkan diperkirakan akan difinalisasi pada penghujung bulan Februari ini.

Related Post
Pernyataan penting ini disampaikan langsung oleh Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita saat berinteraksi dengan awak media di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, pada Selasa (10/2) lalu.

Jenderal Tandyo menjelaskan bahwa penetapan detail jumlah kontingen TNI akan dilakukan dalam beberapa minggu ke depan. "Nanti mungkin kalau tidak salah minggu terakhir bulan Februari ini akan diputuskan berapa TNI nanti yang akan berkontribusi secara jumlah pasukan," ungkapnya, memberikan sinyal kuat akan adanya keputusan segera.
Lebih lanjut, Tandyo memaparkan bahwa pemilihan prajurit akan difokuskan pada personel yang telah memiliki rekam jejak dan pengalaman mumpuni dalam misi perdamaian internasional. Ia menegaskan bahwa TNI memiliki pengalaman signifikan, termasuk pernah mengirimkan personel ke Gaza pada tahun 2008.
"Saya kira kita sudah punya pengalaman ya, ada Unifil yang pernah ke sana, satuan-satuan yang pernah dikirim ke sana, inilah nanti yang akan kita rekrut. Jadi bukan satuan-satuan yang belum pernah tugas ke sana," tegas Tandyo, menekankan pentingnya keahlian dan adaptasi di medan tugas yang kompleks.
Langkah strategis ini menggarisbawahi komitmen kuat Indonesia dalam mendukung upaya perdamaian global, khususnya di wilayah yang terus dilanda konflik berkepanjangan seperti Gaza. Pengiriman pasukan perdamaian diharapkan dapat berkontribusi pada stabilisasi keamanan dan memberikan bantuan kemanusiaan di sana.










Tinggalkan komentar