DPR Ketok Palu! Lula Kamal Masuk Dewas BPJS, Ini Daftarnya
suaramedia.id – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI secara resmi menyepakati pengangkatan 10 Anggota Dewan Pengawas (Dewas) Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dan Ketenagakerjaan. Keputusan penting ini diambil dalam Rapat Paripurna ke-13 Masa Sidang III Tahun 2025-2026 pada Selasa, 10 Februari 2026, di Jakarta. Salah satu nama yang menarik perhatian publik adalah aktris sekaligus dokter, Lula Kamal, yang kini akan turut mengawasi kinerja lembaga jaminan sosial vital ini.

Related Post

Pengesahan ini menandai babak baru dalam pengawasan BPJS, setelah melalui serangkaian proses seleksi yang ketat. Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Putih Sari, menjelaskan bahwa sebelum mencapai kesepakatan dalam rapat paripurna, Komisi IX telah menggelar uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) bagi para calon anggota Dewas. Proses seleksi intensif ini berlangsung dari tanggal 27 Januari hingga 4 Februari 2026.
"Berdasarkan hasil uji kelayakan serta mempertimbangkan masukan masyarakat, Komisi IX DPR RI memilih anggota Dewan Pengawas BPJS Kesehatan dan Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan periode 2026 sampai 2031 berdasarkan musyawarah untuk mufakat," ujar Putih Sari saat membacakan laporan di hadapan sidang paripurna. Penetapan ini, lanjutnya, juga sesuai dengan amanat Pasal 308 Ayat 2 Peraturan DPR RI Nomor 1 Tahun 2020 tentang Tata Tertib.
Penunjukan Dewan Pengawas memiliki peran krusial dalam memastikan tata kelola yang baik dan akuntabilitas BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan. Mereka bertugas mengawasi pelaksanaan kebijakan, operasional, serta keuangan kedua lembaga yang melayani jutaan masyarakat Indonesia ini, demi terwujudnya pelayanan jaminan sosial yang optimal dan transparan.
Dari sepuluh nama yang disepakati untuk mengemban amanah ini, beberapa di antaranya adalah Afif Johan, yang akan menjabat sebagai Anggota Dewan Pengawas BPJS Kesehatan dari unsur pekerja, serta Lula Kamal. Kehadiran nama-nama yang dikenal luas oleh publik, seperti Lula Kamal, diharapkan dapat membawa perspektif baru, meningkatkan kepercayaan masyarakat, serta memperkuat fungsi pengawasan terhadap kinerja BPJS.
Dengan resminya pengangkatan para anggota Dewas ini, diharapkan pengawasan terhadap BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan akan semakin kuat, menjamin hak-hak peserta terpenuhi, serta meningkatkan kualitas layanan jaminan sosial di Indonesia untuk lima tahun ke depan. Publik menantikan kontribusi dan kinerja para anggota Dewas terpilih dalam menjaga integritas dan efektivitas program jaminan sosial nasional.










Tinggalkan komentar