suaramedia.id – Jawa Timur masih berjuang melawan banjir yang melanda tiga wilayahnya. Sidoarjo, Lamongan, dan Pasuruan dilaporkan masih terendam air, menyebabkan aktivitas warga lumpuh dan kerugian материальные.

Related Post
Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jatim, seperti dikutip suaramedia.id – pada Jumat (23/1), banjir terparah terjadi di Lamongan. Status Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi bahkan diperpanjang hingga 26 Januari 2026, menunjukkan betapa seriusnya dampak banjir di wilayah ini. Ketinggian air Sungai Blawi masih dalam status siaga merah, mengancam permukiman di sekitarnya.

Di Sidoarjo, banjir disebabkan oleh sistem drainase yang buruk. Meskipun genangan air dilaporkan mulai surut di beberapa kecamatan seperti Tanggulangin, Candi, Waru, dan Sidoarjo, namun potensi banjir susulan tetap tinggi jika hujan kembali mengguyur.
Sementara itu, Pasuruan mengalami banjir akibat meluapnya Sungai Rejoso. Debit air yang meningkat drastis dari hulu sungai menyebabkan air meluber ke jalan-jalan dan permukiman warga, memaksa sebagian warga mengungsi. BPBD Jatim terus memantau perkembangan situasi dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk memberikan bantuan kepada warga terdampak banjir.








Tinggalkan komentar