Rumah Subsidi Murah, Tapi Jangan Sampai Kumuh!

Rumah Subsidi Murah, Tapi Jangan Sampai Kumuh!

suaramedia.id – Anggota Komisi V DPR RI, Irine Yusiana Roba Putri, menyoroti pentingnya kualitas rumah subsidi. Ia mempertanyakan rencana Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) untuk memangkas luas minimal tanah dan bangunan rumah subsidi. Menurut Irine, kebijakan ini perlu dikaji ulang secara menyeluruh.

"Rumah subsidi bukan hanya soal ukuran, tapi kenyamanan dan kelayakan huni," tegas Irine, Rabu (11/6). Ia khawatir rumah yang terlalu kecil akan menimbulkan masalah kesehatan, sosial, dan psikologis bagi penghuninya. Lebih lanjut, Irine menekankan perlunya standar teknis memadai, termasuk tata ruang dan kualitas bangunan yang baik.

Rumah Subsidi Murah, Tapi Jangan Sampai Kumuh!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

"Infrastruktur pendukung seperti air bersih, sanitasi, dan akses transportasi juga krusial," tambahnya. Irine menegaskan, taraf hidup layak harus diprioritaskan dalam setiap kebijakan perumahan. "Jangan hanya fokus pada angka pembangunan, tapi bangun mindset bahwa rumah subsidi menentukan kualitas hidup jangka panjang penghuninya," ujarnya.

Irine mengingatkan pemerintah untuk menerapkan pendekatan komprehensif dan adil. Ia khawatir mengejar target pembangunan tanpa memperhatikan kualitas akan menimbulkan masalah baru yang lebih besar. "Pembangunan infrastruktur dan perumahan rakyat adalah investasi jangka panjang yang harus dikelola dengan cermat," pungkas Irine. Pemerintah, menurutnya, tak boleh hanya berfokus pada kuantitas, tetapi juga kualitas hunian agar rumah subsidi tak menjadi permukiman kumuh.

Bayu Nata
Author: Bayu Nata

jurnalis di Suara Media yang fokus pada isu-isu sosial-politik dan tata kelola pemerintahan daerah. Tulisannya sering menyoroti kebijakan yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat dan perkembangan dinamika politik di tingkat regional.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar