suaramedia.id – Anggota Komisi V DPR RI, Irine Yusiana Roba Putri, menyoroti pentingnya kualitas rumah subsidi. Ia mempertanyakan rencana Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) untuk memangkas luas minimal tanah dan bangunan rumah subsidi. Menurut Irine, kebijakan ini perlu dikaji ulang secara menyeluruh.

Related Post
"Rumah subsidi bukan hanya soal ukuran, tapi kenyamanan dan kelayakan huni," tegas Irine, Rabu (11/6). Ia khawatir rumah yang terlalu kecil akan menimbulkan masalah kesehatan, sosial, dan psikologis bagi penghuninya. Lebih lanjut, Irine menekankan perlunya standar teknis memadai, termasuk tata ruang dan kualitas bangunan yang baik.

"Infrastruktur pendukung seperti air bersih, sanitasi, dan akses transportasi juga krusial," tambahnya. Irine menegaskan, taraf hidup layak harus diprioritaskan dalam setiap kebijakan perumahan. "Jangan hanya fokus pada angka pembangunan, tapi bangun mindset bahwa rumah subsidi menentukan kualitas hidup jangka panjang penghuninya," ujarnya.
Irine mengingatkan pemerintah untuk menerapkan pendekatan komprehensif dan adil. Ia khawatir mengejar target pembangunan tanpa memperhatikan kualitas akan menimbulkan masalah baru yang lebih besar. "Pembangunan infrastruktur dan perumahan rakyat adalah investasi jangka panjang yang harus dikelola dengan cermat," pungkas Irine. Pemerintah, menurutnya, tak boleh hanya berfokus pada kuantitas, tetapi juga kualitas hunian agar rumah subsidi tak menjadi permukiman kumuh.










Tinggalkan komentar