suaramedia.id – Makassar dihebohkan dengan penangkapan seorang mahasiswa Universitas Hasanuddin (Unhas) saat aksi demonstrasi Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas). Kejadian yang terjadi Jumat malam (2/5) itu berujung pada pengungkapan 10 bom molotov!

Related Post
Kepala Humas Unhas, Ishaq Rahman, membenarkan adanya demonstrasi yang berujung ricuh di depan kampus. Puluhan mahasiswa berkaos hitam menutup Jalan Perintis Kemerdekaan dengan membakar ban, menciptakan kemacetan parah. Saat petugas keamanan kampus membubarkan aksi tersebut, para demonstran melarikan diri. Namun, seorang mahasiswa Fakultas Pertanian berhasil diamankan di sekitar masjid kampus. Lebih mengejutkan lagi, 10 bom molotov ditemukan tak jauh dari lokasi penangkapan.

"Karena potensi kriminal yang tinggi, kami serahkan mahasiswa tersebut ke pihak kepolisian untuk proses hukum lebih lanjut," jelas Ishaq. Pihak Unhas akan mengikuti proses hukum yang berlaku dan menjatuhkan sanksi sesuai regulasi kampus, mengingat demonstrasi dilakukan di luar jam kuliah dan telah melanggar hukum.
Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana, menyatakan situasi Hardiknas di Makassar pada umumnya berjalan lancar. Namun, pihak kepolisian masih memburu pelaku lainnya yang terlibat dalam aksi demonstrasi malam hari tersebut. Penyelidikan lebih lanjut masih terus dilakukan untuk mengungkap jaringan dan motif di balik aksi demonstrasi yang disertai pembuatan dan kepemilikan bom molotov ini.










Tinggalkan komentar