Bahlil Ketakutan: Telepon Malam Saya Disadap!

suaramedia.id – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sekaligus Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, akhirnya angkat bicara terkait isu miring yang menyeret namanya. Bahlil membantah keras tuduhan yang menyebut dirinya terlibat dalam skandal penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto.

Bukannya menjadi pelaku, Bahlil justru mengaku dirinya merupakan salah satu korban dari praktik penyadapan tak bertanggung jawab tersebut. Ia mengungkapkan rasa resah yang mendalam karena merasa privasinya telah ditembus oleh pihak-pihak tertentu.

Bahlil Ketakutan: Telepon Malam Saya Disadap!
Gambar Istimewa : pict.sindonews.com

"Kepala negara disadap. Tidak hanya kepala negara, saya pun ikut disadap. Bahkan orang-orang di sekitar saya juga jadi sasaran. Ini membuat saya resah dan merasa takut," ungkap Bahlil saat memberikan pidato di hadapan para kader partainya pada Sabtu (7/11/2026).

Dalam keterangannya, Bahlil menceritakan betapa terganggunya kehidupan pribadinya akibat kebocoran informasi melalui perangkat komunikasi tersebut. Ia merasa seluruh aktivitas kesehariannya kini berada di bawah pengawasan ilegal.

Menariknya, Bahlil sempat menyelipkan nada humor di tengah ketegangan tersebut. Ia mengaku lebih merasa was-was jika rekaman percakapan pribadinya pada malam hari tersebar luas ke publik, dibandingkan dengan aktivitas formalnya di siang hari.

Terkait tudingan bahwa dirinya melakukan pertemuan rahasia dengan sejumlah jenderal untuk mengatur penyadapan tersebut, Bahlil menantang pihak-pihak yang menyebarkan isu tersebut untuk membuktikannya secara hukum. Ia bahkan mengancam akan menempuh jalur hukum jika fitnah tersebut tidak dapat dibuktikan kebenarannya.

Melalui pernyataan ini, Bahlil menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki keterkaitan sedikit pun dengan upaya penyadapan ilegal yang menyasar Presiden, melainkan justru merasa terancam oleh aksi tersebut.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar