suaramedia.id – Memasuki usia dua tahun kepemimpinan pada 20 Oktober 2026, pemerintahan Presiden Prabowo Subianto mendapat sorotan tajam dari lembaga kajian kebijakan. GREAT Institute menilai, arah pembangunan nasional saat ini menunjukkan tren positif dengan menempatkan kesejahteraan masyarakat sebagai poros utama kebijakan negara.

Related Post
Dalam laporan terbarunya yang bertajuk "Dua Tahun Pemerintahan Prabowo: Transformasi Menuju Kesejahteraan", lembaga ini membedah bagaimana pemerintah menavigasi berbagai tantangan global. Meski dihantam ketidakpastian perdagangan dunia, tensi geopolitik yang memanas, hingga berbagai bencana alam di daerah, pemerintah dinilai tetap konsisten memperkuat perlindungan sosial dan pengelolaan sumber daya alam.

Direktur Eksekutif GREAT Institute, Sudarto, mengungkapkan bahwa periode kedua ini merupakan fase pembuktian dari pergeseran paradigma yang telah dimulai sejak tahun pertama. Jika tahun pertama adalah masa transisi orientasi, maka tahun kedua adalah implementasi nyata melalui kebijakan anggaran dan pelayanan publik.
"Kami mengapresiasi keberanian politik Presiden Prabowo dalam menggunakan otoritas negara untuk mengoreksi ketimpangan ekonomi. Negara kini mengambil peran lebih besar untuk memastikan manfaat pembangunan tidak hanya berputar di kelompok terbatas, tetapi menjangkau seluruh lapisan rakyat," ujar Sudarto dalam keterangannya, Jumat (23/10/2026).
Menurut Sudarto, transformasi ini mencakup aspek ekonomi dan politik secara simultan. Pemerintah dianggap lebih tegas dalam menertibkan penguasaan sumber daya serta memperluas akses masyarakat terhadap kebutuhan dasar melalui kebijakan yang pro-rakyat.
Salah satu poin krusial yang disoroti adalah perluasan cakupan negara kesejahteraan (welfare state). Melalui program-program strategis seperti Makan Bergizi Gratis, layanan Cek Kesehatan Gratis, hingga inisiatif Sekolah Rakyat, pemerintah dinilai telah memperkuat jaring pengaman sosial.
Program-program tersebut dianggap sebagai langkah konkret negara dalam menjamin hak dasar warga negara, mulai dari pemenuhan gizi, pencegahan penyakit, hingga pemerataan kesempatan pendidikan bagi seluruh keluarga di Indonesia. Secara keseluruhan, GREAT Institute mencatat delapan capaian penting, yang terbagi menjadi empat pencapaian di sektor ekonomi dan empat di sektor politik.










Tinggalkan komentar