suaramedia.id – Jakarta menjadi saksi bisu pembukaan pameran seni dan kerajinan tangan bertajuk Roepa Merdeka pada Rabu (26/8/2026). Mengusung tema yang sarat makna, ‘Merayakan Perempuan, Merawat Warisan, Merajut Masa Depan’, acara ini secara resmi dibuka untuk publik, menawarkan sebuah platform unik bagi ekspresi kreatif dan pelestarian budaya. Pameran ini bukan sekadar ajang unjuk karya, melainkan sebuah inisiatif penting untuk memperkenalkan kembali nilai-nilai luhur kreativitas serta kekayaan warisan budaya bangsa, khususnya kepada generasi muda.

Related Post
Berlokasi di jantung Ibu Kota, Roepa Merdeka menghadirkan beragam koleksi seni dan kerajinan tangan yang memukau, hasil karya para perempuan berbakat. Lebih dari sekadar estetika visual, pameran ini dirancang sebagai ruang edukasi dan inspirasi, tempat di mana pengunjung dapat menyelami kedalaman ekspresi artistik dan memahami pentingnya menjaga tradisi. Tujuannya jelas: membangun jembatan antara masa lalu yang kaya dengan masa depan yang inovatif melalui sentuhan tangan-tangan kreatif.

Metty M Herindra, yang menjabat sebagai Ketua Penyelenggara sekaligus Penasehat Dharma Wanita Persatuan (DWP) BIN, mengungkapkan bahwa Roepa Merdeka adalah manifestasi dari sebuah visi ambisius. "Proyek ini berawal dari perjalanan pembelajaran intensif yang diikuti oleh para anggota DWP BIN sejak tahun 2025," jelas Metty. Ia menambahkan bahwa proses ini telah mengubah banyak peserta, yang awalnya adalah pemula dalam dunia kerajinan, menjadi seniman yang mampu menghasilkan karya-karya berkualitas tinggi dan layak dipamerkan di hadapan publik.
Transformasi para peserta dari nol hingga mampu menciptakan mahakarya yang dipamerkan menjadi bukti nyata dedikasi dan potensi luar biasa yang dimiliki perempuan Indonesia. Roepa Merdeka tidak hanya merayakan hasil akhir, tetapi juga perjalanan inspiratif di baliknya, menegaskan bahwa dengan bimbingan dan kesempatan, setiap individu memiliki kapasitas untuk berkarya dan berkontribusi dalam melestarikan serta mengembangkan budaya bangsa.








Tinggalkan komentar