suaramedia.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menunjukkan taringnya dengan Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang menyasar Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro. Anom, yang diduga terlibat tindak pidana korupsi, dikabarkan diciduk di Jakarta pada Selasa, 28 Juli 2026, dan kini menjalani pemeriksaan intensif di markas antirasuah.

Related Post
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengonfirmasi penangkapan tersebut kepada awak media di Gedung Merah Putih KPK pada Rabu, 29 Juli 2026. Menurut Budi, Bupati Anom adalah salah satu dari total lima individu yang diamankan di ibu kota dalam operasi senyap yang dilakukan tim penyidik. "Salah satu yang berhasil diamankan di Jakarta adalah Bupati Pemalang," tegas Budi.

Setelah penangkapan, Anom Widiyantoro dan empat orang lainnya langsung digelandang ke Gedung Merah Putih KPK pada Selasa malam. Mereka semua kini berada di bawah pemeriksaan mendalam oleh penyidik KPK untuk menguak lebih jauh jaringan dan modus operandi dugaan korupsi yang terjadi.
Tak hanya di Jakarta, KPK juga memperluas jangkauan operasi dengan mengamankan tujuh orang lainnya yang diduga terkait kasus ini. Enam di antaranya ditangkap di wilayah Pemalang, sementara satu orang lainnya diamankan di Purworejo. Seluruh tujuh individu ini dijadwalkan akan segera dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lanjutan, menyusul rombongan Bupati Anom. Penangkapan ini menandai babak baru dalam upaya pemberantasan korupsi di Indonesia.










Tinggalkan komentar